MINUT, JENDELASULUT.COM — Semangat peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat membahana di Desa Talawaan, Kecamatan Talawaan, Minahasa Utara, pada Sabtu pagi. Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, S.E., M.AP., bersama Wakil Bupati Kevin William Lotulung, S.H., M.H., turun langsung ke lapangan untuk berinteraksi dengan para petani ikan, melepas ribuan bibit ikan ke kolam budidaya, dan turut serta dalam proses panen ikan yang meriah. Sabtu, 14/3/2026.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menggenjot sektor perikanan sebagai tulang punggung ekonomi lokal dan penopang ketahanan pangan nasional. Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati yang berbaur langsung dengan masyarakat dan kelompok pembudidaya ikan menciptakan suasana keakraban sekaligus menumbuhkan optimisme baru bagi para petani.
Bantuan Gratis untuk Tingkatkan Produktivitas
Dalam kesempatan yang sarat makna ini, pemerintah daerah melalui Bupati Joune Ganda menyerahkan sejumlah bantuan strategis yang bertujuan untuk mendongkrak produksi dan kualitas hasil perikanan. Bantuan tersebut meliputi bibit ikan unggul, pakan ikan berkualitas, cool box untuk menjaga kesegaran pasca-panen, serta berbagai perlengkapan penunjang lainnya yang sangat dibutuhkan oleh kelompok-kelompok pembudidaya ikan di Talawaan.
Menariknya, Bupati Joune Ganda dengan tegas menyampaikan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan bersifat gratis dan tidak dipungut biaya sedikit pun. “Bantuan yang kita serahkan ini diberikan secara cuma-cuma. Tidak ada biaya apa pun,” ujar Joune Ganda, yang disambut antusiasme warga. Ia menambahkan, “Pemerintah berharap bantuan ini dapat menggerakkan kelompok-kelompok perikanan untuk meningkatkan produksi serta kesejahteraan anggotanya.”
Strategi Peningkatan Kualitas dan Nilai Jual
Bupati menjelaskan, penyediaan bantuan tersebut bukan tanpa perhitungan. Berdasarkan kebutuhan riil di lapangan yang diserap melalui perangkat daerah terkait, pemerintah memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran. “Berbagai fasilitas seperti pakan ikan, dan cool box sangat penting untuk menunjang peningkatan produksi serta menjaga kualitas hasil panen,” jelasnya.
Ia melanjutkan, “Dengan tambahan pakan, produksi ikan tentu bisa meningkat. Kemudian dengan adanya freezer dan cool box, kualitas ikan yang dipanen bisa tetap terjaga, lebih segar dan memiliki nilai jual yang lebih baik.” Strategi ini menunjukkan visi pemerintah daerah untuk tidak hanya meningkatkan kuantitas tetapi juga kualitas produk perikanan Minahasa Utara, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Bagian Penting Ketahanan Pangan Nasional
Lebih lanjut, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa peningkatan produksi perikanan merupakan bagian integral dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. “Produksi perikanan juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan kita. Karena itu pemerintah hadir untuk memastikan kelompok-kelompok pembudidaya mendapatkan dukungan yang tepat,” tegasnya.
Ia juga tak lupa mengingatkan agar bantuan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok penerima yang telah melalui proses verifikasi ketat oleh pemerintah. “Bantuan ini diberikan kepada kelompok yang benar-benar aktif dan telah diverifikasi. Harapan kami, bantuan ini dimanfaatkan dengan maksimal sehingga produksi meningkat dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat,” tambahnya, menyerukan tanggung jawab para penerima bantuan.
Simbol Dukungan dan Harapan Masa Depan
Acara pelepasan bibit ikan ke kolam budidaya serta panen ikan bersama kelompok pembudidaya yang dilakukan langsung oleh Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung menjadi simbol kuat dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan budidaya perikanan di Kecamatan Talawaan. Momen ini menjadi penanda bahwa pemerintah Minahasa Utara serius dalam memberdayakan masyarakat melalui sektor perikanan.
Turut hadir dalam kegiatan penting ini adalah Asisten II Pemkab Minut Robby Parengkuan, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jack Paruntu, Camat Talawaan Alexander Warbung, dan Hukum Tua Recky Sumampouw, menunjukkan sinergi antarlembaga dalam mendukung program strategis ini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh masyarakat Minahasa Utara untuk terus mengembangkan potensi daerah dan meraih kemandirian pangan. (*)