Scroll untuk baca artikel
Minahasa Utara

Dari RUP ke Realita: Alun-Alun Minahasa Utara, Pusat Kegiatan dan Simbol Identitas

154
×

Dari RUP ke Realita: Alun-Alun Minahasa Utara, Pusat Kegiatan dan Simbol Identitas

Sebarkan artikel ini

JendelaSulut.com, MINUT — Kepemimpinan Joune Ganda dan Kevin W. Lotulung (JGKWL), terus berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerahnya. Salah satu langkah strategis yang sedang dijalankan adalah pembangunan alun-alun di kompleks perkantoran Pemkab Minahasa Utara.

Perencanaan pembangunan ini telah tertuang dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun 2024, dengan anggaran konsultan awal sebesar 200 juta rupiah. Alun-alun ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat, ruang terbuka hijau, dan simbol identitas bagi Kabupaten Minahasa Utara, menawarkan ruang publik yang nyaman dan estetis untuk berbagai aktivitas, mulai dari rekreasi, olahraga, hingga acara budaya.

Pembangunan alun-alun baru di Kabupaten Minahasa Utara terus berlanjut dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Proyek ini diharapkan tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo Minahasa Utara, Roby Parengkuan SH., mengatakan, “Tempat Berkumpul dan pusat kegiatan alun-alun ini dirancang sebagai ruang publik yang nyaman dan aman untuk bersosialisasi, berinteraksi, dan menikmati waktu luang. Ruang terbuka yang luas ini akan menjadi tempat berkumpul bagi warga untuk bersantai, berolahraga, atau sekadar menikmati suasana kota. Alun-alun juga akan menjadi pusat kegiatan, menyelenggarakan berbagai acara seperti pasar rakyat, festival budaya, dan pertunjukan hiburan.”

Alun-alun ebagai ruang terbuka hijau, alun-alun akan memberikan manfaat bagi kesehatan lingkungan. Pohon-pohon yang ditanam di area ini akan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen, meningkatkan kualitas udara. Keberadaan taman dan area hijau juga akan menciptakan suasana yang sejuk dan nyaman, mengurangi polusi udara dan meningkatkan kualitas hidup warga, “ujarnya. Dengan demikian, alun-alun ini diharapkan dapat menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat Minahasa Utara. (**/rinto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *