Jendelasulut.com, Minut — Tiga dokter dari Dinas Kesehatan Minahasa Utara menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas mereka saat meresmikan Pustu di Desa Rinondoran, Kamis (20/3/2025). Dipimpin oleh dr. Stela Safitri M. Kes, mereka langsung melakukan pembedahan dan penjahitan terhadap warga desa yang mengalami luka sayatan akibat mesin sensor saat menebang kayu.
Kejadian ini terjadi saat peresmian Pustu, di mana seorang warga desa mengalami kecelakaan kerja dengan mesin sensor saat menebang kayu. Tim medis yang dipimpin dr. Stela langsung sigap dan melakukan pertolongan pertama. Kecepatan dan ketepatan mereka dalam melakukan tindakan medis terbukti efektif dalam mengatasi luka serius yang dialami warga tersebut.
“Ini adalah contoh nyata dedikasi para tenaga medis kita,” ujar Umbase Mayuntu, Asisten Pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara, yang menyaksikan langsung peristiwa ini. “Mereka tidak ragu untuk langsung memberikan pertolongan meskipun sedang dalam acara peresmian. Kehadiran mereka sangat berarti bagi masyarakat Desa Rinondoran.”
Selain dr. Stela, dua dokter lainnya yaitu dr. Helmy dan dr. Nella juga ikut berpartisipasi dalam penanganan pasien tersebut. Ketiga dokter ini menunjukkan profesionalitas dan semangat tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi dan profesionalitas tenaga medis sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat, terutama di daerah terpencil seperti Desa Rinondoran.