Manado, jendelasulut.com — Peresmian Kantor DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Utara di Manado dimanfaatkan oleh jajaran PAN Minahasa Utara untuk menyampaikan laporan dan capaian pembangunan kawasan nelayan. Di sela-sela kunjungan Ketua Umum PAN Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., Ketua PAN Minahasa Utara Husen Tuahuns, S.H., didampingi Sekretaris Alex Sartono, S.S., melaporkan hal itu langsung kepada Zulhas pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Dalam laporan itu, Husen Tuahuns menyebut respons dan dukungan Bupati Minahasa Utara Dr. Jouna Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si. sangat besar. Dukungan tersebut diwujudkan antara lain melalui sharing budget atau bantuan dana berupa akses jalan menuju kawasan kampung nelayan. Saat ini, pekerjaan itu telah mulai dilaksanakan, seperti pengukuran draft air laut untuk pembuatan JT dan sarana pendukung lainnya di Desa Kema III, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara.
Menanggapi laporan tersebut, Ketum PAN Zulhas berpesan agar Ketua PAN Minut selalu berkoordinasi dengan Bupati Minahasa Utara. Jika ada hal-hal lain yang perlu dikembangkan, pesan itu dapat disampaikan secara langsung di Jakarta. Pesan tegas itu menjadi penekanan Zulhas dalam pertemuan di sela-sela peresmian kantor DPW PAN Sulut.
Momentum tersebut langsung direspons Husen Tuahuns alias ABA, yang juga menjabat Ketua PAN Minut, dengan slogan “Gerak Cepat Bantu Rakyat”. Bahkan di depan Zulhas, pria yang akrab dipanggil “destroyer” itu menegaskan bahwa peran Bupati Minahasa Utara sangat signifikan. Menurutnya, berkat dukungan tersebut, Minahasa Utara mendapat jatah 5 kawasan kampung nelayan Merah Putih.
“Lima kawasan itu antara lain Desa Kema III dan Desa Bulutui untuk Tahun Anggaran 2026. Sementara 3 desa lainnya, yakni Desa Kampung Ambon, Desa Gangga, dan Desa Kahuku, akan dibangun pada Tahun Anggaran 2027,” tutup Husen Tuahuns, S.H., ketika diwawancarai.