Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

“Diterjang Ombak 4 Meter, Dua Srikandi DPRD Minut Tak Gentar Usut Pungli Dana BOS!”

805
×

“Diterjang Ombak 4 Meter, Dua Srikandi DPRD Minut Tak Gentar Usut Pungli Dana BOS!”

Sebarkan artikel ini

Jendelasulut.com — Dua Srikandi Komisi I DPRD Kabupaten Minahasa Utara, Estrella Tacoh, S.E., dan Ifonda Nusah, S.E., menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas pengawasan. Mereka tak gentar menghadapi ganasnya gelombang laut saat melakukan kunjungan lapangan (turlap) di wilayah Likupang Barat. Senin, (6/10/2025)

Rombongan Komisi I DPRD Minahasa Utara diterjang gelombang setinggi 4 meter saat kembali dari turlap terkait laporan masyarakat mengenai dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri Kinabuhutan. Kejadian ini sempat membuat panik rombongan, namun semangat untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat tidak surut.

Ketua Komisi I DPRD Minahasa Utara Estrella Tacoh, S.E., menegaskan bahwa turlap ini merupakan bentuk keseriusan lembaga legislatif dalam merespons keluhan masyarakat. “Kami tidak ingin ada praktik-praktik yang merugikan dunia pendidikan, terutama yang membebani orang tua siswa,” ujarnya.

Estrella Tacoh dan Ifonda Nusah, sebagai bagian dari Komisi I, turut merasakan tantangan berat saat berada di lapangan. Selain harus berinteraksi dengan berbagai pihak terkait, mereka juga dihadapkan pada kondisi alam yang tidak bersahabat. “Ini adalah risiko tugas, dan kami siap menghadapinya demi kepentingan masyarakat Minahasa Utara,” kata Estrella Tacoh.

Ifonda Nusah menambahkan, pihaknya akan terus mengawal kasus dugaan pungli dan penyalahgunaan Dana BOS ini hingga tuntas. “Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan, untuk mencari solusi terbaik,” tegasnya.

Turlap Komisi I DPRD Minahasa Utara ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi oknum-oknum yang melakukan praktik pungli dan penyalahgunaan Dana BOS. Selain itu, diharapkan pula agar pengelolaan dana pendidikan di Minahasa Utara semakin transparan dan akuntabel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *