Minut, jendelasulut.com — Acara Pra-Karantina Pemilihan Duta Pariwisata Indonesia (POI) 2025 yang diinisiasi oleh Aurelyasirang sukses digelar selama tiga hari. Acara yang penuh warna ini tidak hanya menampilkan bakat dan kecantikan para peserta, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam tentang kebangsaan.
Rombongan memulai kegiatan dengan kunjungan edukatif ke Kantor DPD RI pada Senin, 12 Mei. Para peserta memperoleh wawasan langsung tentang mekanisme perwakilan daerah di tingkat nasional. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh anggota DPD RI, Bapak @sbnajamudin, yang memberikan arahan dan berbagi pengalaman berharga kepada para calon duta pariwisata.
Puncak acara ditandai dengan pertunjukan seni dan budaya yang memukau. Para peserta menampilkan beragam bakat, mulai dari menyanyi dan menari hingga peragaan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Pertunjukan ini menjadi bukti nyata kekayaan budaya Indonesia dan mencerminkan kepercayaan diri para peserta dalam mengekspresikan identitas mereka. Keberagaman busana adat yang ditampilkan memperkaya acara dan memikat para penonton.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara, Ibu Femmy Pangkerego, turut hadir dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Dalam sambutannya, Ibu Pangkerego menyatakan, “Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan acara ini. Kesuksesannya mencerminkan komitmen Bapak Bupati Jok ne Ganda dalam memajukan pariwisata Minahasa Utara, khususnya melalui pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas destinasi wisata. Semoga acara ini memberikan dampak positif bagi daerah kita.”
Kehadiran Ibu Pangkerego semakin memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan pariwisata dan sumber daya manusia di sektor pariwisata.
Acara Pra-Karantina POI 2025 bukan sekadar ajang pemilihan, tetapi juga wadah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda. Kesuksesan acara ini diharapkan dapat menginspirasi penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang.