Minut, jendelasulut.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara patut berbangga. Di tengah kesibukannya memimpin birokrasi dan mendorong berbagai program pembangunan, Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa Utara, Ir. Novly G. Wowiling, M.Si., genap berusia 59 tahun pada hari ini, Kamis, 5 November 2026. Momentum ini menjadi refleksi perjalanan karier seorang birokrat yang dikenal dekat dengan agenda hilirisasi, penguatan tata kelola, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dedikasi untuk Minahasa Utara
Sejak resmi dilantik sebagai Sekda definitif pada 16 November 2022, Novly Wowiling telah menjadi tokoh sentral dalam berbagai kebijakan strategis daerah. Dengan latar belakang keilmuan pertanian dan pengalaman birokrasi yang matang, ia dipercaya untuk menjalankan roda pemerintahan, termasuk mewakili Bupati Joune Ganda dalam berbagai agenda penting.
Salah satu kontribusi menonjolnya terlihat dalam upaya hilirisasi industri kelapa. Dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kajian Pengembangan Industri Kelapa Nasional” di Hotel Sentra Minahasa Utara (6/10/2026), Novly menegaskan bahwa kelapa bukan sekadar komoditas, melainkan sumber utama pendapatan masyarakat pedesaan. Ia mendorong diversifikasi produk turunan kelapa agar tidak hanya dijual sebagai kopra, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah. “Turunan dari kelapa ini sangat banyak. Tetapi yang dicapai di keadaan petani paling tinggi baru dua sampai tiga produk,” ujarnya saat itu.
Reformasi Birokrasi dan Digitalisasi
Di bawah kepemimpinannya sebagai Sekda, Pemkab Minahasa Utara gencar melakukan penyegaran birokrasi. Pada Mei 2026, Novly memimpin langsung pelantikan 30 pejabat eselon II dan III, menekankan bahwa rotasi dilakukan berdasarkan objektivitas performa kerja, bukan kepentingan personal. Langkah serupa kembali dilakukan pada Juli 2026 dengan melantik 31 pejabat administrator dan pengawas, sebagai bagian dari pembinaan karier ASN berbasis kompetensi dan integritas.
Tidak hanya itu, ia juga mendorong modernisasi tata kelola keuangan desa melalui penerapan transaksi non-tunai. Novly menjelaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan visi daerah untuk mendorong good governance dan meningkatkan pelayanan publik hingga ke tingkat desa.
Pariwisata dan Pelestarian Budaya
Dalam sektor pariwisata, Novly Wowiling menekankan pentingnya pengembangan desa wisata yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga memberdayakan masyarakat dan melestarikan budaya lokal. Saat menjadi narasumber FGD Pengembangan Desa Wisata (3/11/2026), ia mendorong agar setiap kecamatan memiliki kelompok seni budaya yang dapat tampil di agenda nasional maupun internasional. “Yang perlu kita bangun adalah kesadaran masyarakat untuk menjadikan budaya sebagai bagian dari daya tarik wisata,” tegasnya.
Sosok di Balik Layar
Selain tugas kedinasan, Novly G. Wowiling juga dikenal aktif dalam organisasi kemasyarakatan. Ia dipercaya menahkodai Korpri Minahasa Utara periode 2025–2030 serta memimpin Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia) Kabupaten Minahasa Utara. Keterlibatannya di berbagai bidang ini menunjukkan komitmennya untuk membangun sumber daya manusia dan memperkuat kohesi sosial di daerah.
Ucapan dan Harapan
Genap 59 tahun, Ir. Novly G. Wowiling, M.Si., terus menunjukkan dedikasi dalam mengawal pembangunan Minahasa Utara. Publik pun menyoroti konsistensinya dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada petani, nelayan, pelaku UMKM, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Selamat ulang tahun, Ir. Novly G. Wowiling, M.Si. Semoga sehat selalu, diberikan kekuatan, dan terus mengabdi untuk kemajuan Kabupaten Minahasa Utara.
Penulis: Rinto R