JendelaSulut.com, MINUT — Menyikapi situasi darurat pasca-bencana banjir yang melanda Desa Kalinaun, Jaga 6, Kecamatan Likupang, Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune J.E. Ganda, SE, MAP, MM, M.Si, langsung bergerak cepat untuk memastikan kesehatan warga terdampak. Bersama Wakil Bupati, Kevin W. Lotulung, dan Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Utara, dr. Stela Safitri M.Kes, Bupati Joume Ganda memberikan instruksi tegas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian bantuan bagi warga terdampak. Jumat, (7/2/2025)
Tim medis dari Puskesmas Pulisan langsung diterjunkan ke lokasi bencana. “Kami telah memeriksa keluarga yang terdampak banjir di Desa Kalinaun Jaga 6. Sebagian besar warga mengalami diare yang ditemukan akibat kondisi lingkungan yang tidak higienis pasca-banjir,” ungkap dr. Nela Suade, Kepala Puskesmas Pulisan.
Sebagai langkah pencegahan, tim medis memberikan vitamin dan suplemen kepada seluruh warga, dengan prioritas khusus pada anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
“Kesehatan warga menjadi prioritas utama kami. Kami akan terus memantau kondisi kesehatan warga terdampak banjir dan memastikan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai,” tegas Bupati Joune Ganda.
Kecepatan respons Bupati Ganda dan tim kesehatan di lapangan mendapat apresiasi dari warga Desa Kalinaun. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan kepedulian Bapak Bupati dan tim medis. Kami merasa sangat terbantu dengan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin ini,” ujar salah satu warga, Ibu Maria.
Langkah cepat Bupati Joune Ganda dalam menangani dampak kesehatan banjir di Desa Kalinaun ini menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Minut, khususnya di masa-masa sulit.