Scroll untuk baca artikel
Minahasa Utara

Kolaborasi Pemkab Minut dan Puskesmas Wori: Pembekalan Dua Hari Tingkatkan Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT)

152
×

Kolaborasi Pemkab Minut dan Puskesmas Wori: Pembekalan Dua Hari Tingkatkan Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT)

Sebarkan artikel ini

Minut, jendelasulut.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, melalui Dinas Kesehatan Minahasa Utara, berkolaborasi dengan Puskesmas Wori, menggelar pembekalan intensif dua hari, Rabu dan Kamis, bagi tim pelaksana Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kegiatan yang diikuti oleh kader kesehatan, ketua tim PKK, dan perangkat desa se-wilayah kerja Puskesmas Wori ini bertujuan untuk memastikan program PMT berjalan efektif dan efisien, menjangkau sasaran yang tepat, serta memberikan PMT yang berkualitas.

Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Utara, dr. Stela Safitri, M.Kes, menekankan pentingnya pembekalan ini dalam meningkatkan pemahaman tentang gizi masyarakat. “Pembekalan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah strategis untuk memastikan program PMT memberikan dampak positif bagi peningkatan status gizi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti balita dan ibu hamil,” ujarnya.

Materi pembekalan yang disampaikan secara komprehensif meliputi teknis pendistribusian PMT, mulai dari pengadaan, penyimpanan, hingga penyaluran langsung kepada penerima manfaat. Lebih lanjut, pembekalan juga mencakup mekanisme pemantauan dan evaluasi yang ketat untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi program. Simulasi penanganan kendala di lapangan juga diberikan agar tim pelaksana siap menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul selama pelaksanaan program.

Kepala Puskesmas Wori, dr. Eltien Wowor, menambahkan bahwa partisipasi aktif para peserta menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap keberhasilan program PMT. “Antusiasme para kader dan perangkat desa sangat luar biasa. Hal ini menandakan keseriusan mereka dalam upaya peningkatan gizi masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Wori,” kata dr. Wowor. Ia berharap, dengan pembekalan ini, program PMT dapat berjalan optimal, berkontribusi pada penurunan angka stunting, dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Keberhasilan program PMT di Puskesmas Wori diharapkan dapat menjadi contoh bagi puskesmas lain di Kabupaten Minahasa Utara dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berkomitmen untuk terus mendukung program-program kesehatan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *