Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Komitmen Penegakan Disiplin ASN di Minahasa Utara: Sidak Dadakan Guncang Dua Dinas

1571
×

Komitmen Penegakan Disiplin ASN di Minahasa Utara: Sidak Dadakan Guncang Dua Dinas

Sebarkan artikel ini

Minahasa Utara, jendelasulut.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menunjukkan keseriusannya dalam menegakkan disiplin aparatur sipil negara (ASN) dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di dua instansi vital, Senin (15/6/2026). Langkah ini merupakan tindak lanjut instruksi tegas Bupati Joune Ganda untuk memastikan birokrasi berjalan profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Sidak Dadakan yang Menyita Perhatian

Inspeksi mendadak yang berlangsung di Dinas Pariwisata dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Minahasa Utara, Herman Hendrik Mengko, S.STP, M.Si.

Tim BKPSDM tiba-tiba hadir di kedua lokasi tanpa pemberitahuan sebelumnya, menyisir setiap sudut ruangan dan memeriksa satu per satu kesiapan para pegawai. Kehadiran mereka sontak mengubah suasana kerja yang semula lengang menjadi lebih waspada dan disiplin.

Poin-Poin Krusial yang Disisir Tim BKPSDM

Dalam sidak tersebut, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh yang mencakup:

1. Pemeriksaan Fisik Rekapitulasi Absensi — Setiap lembar kehadiran diteliti untuk memastikan tidak ada kecurangan atau manipulasi data kehadiran.

2. Kesiapan Pegawai di Ruang Kerja — Tim memastikan setiap ASN berada di pos tugasnya masing-masing dan menjalankan tugas sesuai tupoksi.

3. Kepatuhan terhadap Jam Kerja — Pemeriksaan dilakukan untuk menertibkan ASN yang sering datang terlambat atau pulang lebih cepat.

4. Kesiapan Pelayanan Publik — Dipastikan bahwa roda pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal tanpa hambatan.

“Sidak ini menjadi bagian dari evaluasi berkala untuk memastikan seluruh aparatur bekerja sesuai koridor regulasi, profesional, dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Herman dengan tegas di sela-sela inspeksi.

Revolusi Digital: DMS dan MyASN Jadi Sorotan

Tak hanya fokus pada kedisiplinan fisik, aspek digitalisasi birokrasi juga menjadi agenda utama dalam sidak kali ini. Herman memberikan instruksi khusus kepada para ASN untuk mengoptimalkan pengisian berkas digital pada Document Management System (DMS).

Ia mengingatkan agar setiap pegawai aktif memantau dan memperbaiki rapor performa digital mereka yang terintegrasi langsung di aplikasi MyASN. Skor DMS ini menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur profesionalisme administrasi pegawai di era modern.

“Transformasi digital bukan sekadar gimmick, tapi kebutuhan mendesak untuk menciptakan birokrasi yang efisien, transparan, dan akuntabel,” tegas Herman.

Laporan Resmi dan Evaluasi Berkelanjutan

Seluruh temuan dan data yang dihimpun selama inspeksi di Dinas Pariwisata dan Dinsos PPPA ini nantinya akan dirangkum menjadi laporan resmi. Hasil evaluasi objektif tersebut bakal diserahkan ke pimpinan sebagai rapor kinerja perangkat daerah sekaligus acuan perbaikan mendasar ke depan.

Tujuan akhirnya jelas: mewujudkan tata kelola pemerintahan Minahasa Utara yang bersih, berintegritas, dan melayani.

Bukan Insidental, Tapi Berkelanjutan

Herman menegaskan bahwa sidak ini bukanlah kegiatan insidental atau hanya menyasar pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tertentu saja. Sesuai arahan Bupati, kegiatan serupa akan dilakukan secara intensif dan menyeluruh di seluruh jajaran Pemkab Minahasa Utara.

“Penegakan disiplin ASN menjadi salah satu fokus utama badan yang saya pimpin. Ini komitmen kami untuk menciptakan birokrasi yang profesional dan berdaya saing, ” tukasnya.

Apresiasi Bupati: Seleksi Ketat Menanti ASN yang Lalai

Secara terpisah, Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, memberikan apresiasi tinggi atas langkah dan gerak cepat BKPSDM dalam menindaklanjuti arahannya soal penegakan budaya disiplin bekerja dan peningkatan SDM ASN di seluruh jajaran Pemkab Minut secara transparan, digitalisasi, profesional, dan terukur.

Dengan nada tegas, orang nomor satu di Minahasa Utara ini menyampaikan peringatan keras:

“Jadi lewat hal tersebut di atas, bagi ASN yang tidak mengindahkan maka dengan sendirinya akan terseleksi secara ketat. Saat ini semua ASN dituntut meningkatkan sumber daya personal sebab penilaian untuk peningkatan karier semua berbasis kinerja dan regulasi yang berlaku.”

Bupati Joune Ganda juga menambahkan bahwa ASN yang berkualitas hanya dapat dicapai melalui penguatan integritas dan transformasi manajemen talenta berbasis kompetensi.

Pesan Moral untuk Seluruh ASN

Sidak dadakan ini memberikan pesan jelas kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Minahasa Utara bahwa tidak ada ruang bagi kelalaian dan ketidakdisiplinan. Di era birokrasi modern yang serba transparan, setiap ASN dituntut untuk:

· ✅ Meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri
· ✅ Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital
· ✅ Menjunjung tinggi integritas dan etika profesi
· ✅ Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat

Komitmen penegakan disiplin ASN ini bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang terus digalakkan demi terwujudnya pemerintahan yang bersih, melayani, dan berintegritas di Bumi Minahasa Utara yang kita cintai. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *