Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Menerjang Ombak, Mendulang Perhatian: Puskesmas Mubune Buktikan Setia Melayani Hingga ke Pulau Terpencil

287
×

Menerjang Ombak, Mendulang Perhatian: Puskesmas Mubune Buktikan Setia Melayani Hingga ke Pulau Terpencil

Sebarkan artikel ini

Minahasa Utara — Dalam upaya meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, Puskesmas Mubune, Kecamatan Likupang Barat, menggelar rangkaian kegiatan layanan kesehatan serentak pada hari ini, Selasa (27/4/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini mendapat perhatian luas publik karena cakupan layanannya yang lengkap, mulai dari pelayanan di dalam gedung hingga jangkauan ke desa-desa pesisir dan pulau, serta program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi kelompok rentan.

Pelayanan Kesehatan dalam Gedung: Disiplin dan Proaktif

Sejak pukul 07.30 WITA, seluruh petugas Puskesmas Mubune mengikuti Apel Pagi yang dipimpin langsung oleh kepala puskesmas. Apel menjadi momen penguatan komitmen pelayanan dengan semangat “MelayanidenganSETIA” — akronim dari Selaras, Efektif, Terintegrasi, Inovatif, dan Amanah.

Setelah apel, sejumlah layanan dalam gedung berjalan optimal:

· Poli Umum – Melayani pasien dewasa dengan keluhan umum, pemeriksaan tensi, serta pengobatan penyakit akut dan kronis.

· Poli Gigi – Memberikan perawatan gigi berlubang, pencabutan, hingga penyuluhan kesehatan gigi dan mulut.

· Poli KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) – Fokus pada pemeriksaan kehamilan, imunisasi balita, dan konseling gizi bagi ibu menyusui.

· Pelayanan Lansia – Pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta skrining penyakit tidak menular bagi warga lanjut usia.

· Pelayanan Laboratorium – Didayagunakan untuk pemeriksaan darah rutin, urine, serta penunjang diagnosa penyakit menular seperti tuberkulosis dan demam berdarah.

· IGD (Instalasi Gawat Darurat) – Siaga 24 jam, namun pada hari ini juga menangani satu kasus luka jatuh dari warga Desa Lihunu.

· Administrasi Kesehatan – Meliputi pendaftaran, pengelolaan rekam medis elektronik, serta penerbitan surat keterangan sehat.

Seluruh layanan dalam gedung berlangsung tertib dan antusias, dengan total pasien terdata hingga pukul 13.00 mencapai 112 orang.

Pelayanan Kesehatan Desa Pulau: Menembus Batas Laut

Yang menjadi sorotan utama publik adalah pelayanan kesehatan jemput bola ke Desa Pulau Tambun dan Desa Pulau Talise. Kedua desa ini berada di wilayah kepulauan dengan akses transportasi laut yang terbatas, sehingga kehadiran tenaga kesehatan sangat dinanti.

Tim bergerak menggunakan perahu motor sejak pukul 08.00. Di Desa Tambun, layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan umum, pengobatan ringan, skrining hipertensi pada nelayan, serta edukasi pencegahan diare dan penyakit kulit akibat air laut. Sementara di Desa Talise, petugas memfokuskan pada imunisasi anak yang terlewat (outreach), pemeriksaan ibu hamil, dan pembagian obat cacing untuk anak sekolah.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Puskesmas Mubune untuk tidak meninggalkan warga di pulau-pulau terpencil, sesuai dengan amanat #MPHC (Mining Public Health Center) — pendekatan puskesmas yang bergerak aktif menjangkau komunitas.

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Balita dan Ibu Hamil

Selain layanan medis, sore harinya dilaksanakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di halaman Puskesmas. Kegiatan ini menyasar balita dengan status gizi kurang dan ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK). Sebanyak 45 balita dan 20 ibu hamil menerima paket makanan bergizi yang terdiri dari bubur kacang hijau, telur rebus, buah pisang, dan susu.

Pemberian PMT disertai dengan penyuluhan singkat tentang pengolahan pangan lokal bergizi seimbang. Kepala Puskesmas Mubune dr. Diana Caroline, dalam sambutannya menegaskan bahwa PMT tidak bersifat sesaat tetapi bagian dari intervensi rutin untuk menekan angka stunting di Likupang Barat yang masih berada di angka 12,5 persen.

Publik Apresiasi, Harap Keberlanjutan

Warga Desa Talise, Ibu Martina Takide (32), mengungkapkan rasa syukurnya. “Biasanya saya harus ke puskesmas naik perahu dua jam. Sekarang petugas sendiri yang datang ke desa. Anak saya yang belum imunisasi akhirnya bisa diimunisasi.”

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara (#DinkesMinut) melalui keterangan tertulis mengapresiasi inovasi Puskesmas Mubune. “Kegiatan ini selaras dengan program #pemkabminut untuk mendekatkan layanan kesehatan ke seluruh desa, termasuk desa pulau. Kami dorong puskesmas lain untuk mencontoh.”

Dengan berakhirnya kegiatan pukul 16.00, Puskesmas Mubune mencatatkan total layanan 157 pasien dari layanan dalam gedung dan 89 warga desa pulau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *