Jendelasulut.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan terpencil. Wakil Bupati Minahasa Utara, Kevin William Lotulung, memimpin rapat penting yang membahas kesiapan pemerintah desa dalam mengimplementasikan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bagi penerima manfaat Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Rapat tersebut berlangsung pada hari Senin, 20 Oktober 2025.
Dalam rapat yang dihadiri oleh para kepala desa dan perangkat desa dari berbagai kepulauan di Minahasa Utara, Kevin William Lotulung menekankan pentingnya program SPPG sebagai langkah strategis untuk mengatasi masalah kekurangan gizi yang masih menjadi tantangan di wilayah terpencil.
“Program ini bukan hanya sekadar pembagian makanan tambahan, tetapi merupakan upaya komprehensif untuk memastikan setiap warga, terutama anak-anak dan ibu hamil, mendapatkan asupan gizi yang cukup dan berkualitas. Kami ingin memastikan bahwa setiap desa memiliki kesiapan yang matang dalam mendukung implementasi SPPG, sehingga tujuan pemenuhan gizi masyarakat dapat tercapai dengan optimal,” tegas Kevin.
Lebih lanjut, Kevin menjelaskan bahwa program SPPG akan mencakup berbagai kegiatan, mulai dari penyediaan makanan bergizi, edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, hingga pendampingan bagi keluarga penerima manfaat. Pemerintah daerah juga akan menggandeng tenaga kesehatan dan ahli gizi untuk memberikan pelatihan kepada kader-kader desa, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam memantau dan memberikan solusi terkait masalah gizi di wilayah masing-masing.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan program ini sangat tergantung pada kerjasama yang solid antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program SPPG ini, demi mewujudkan Minahasa Utara yang sehat dan sejahtera,” imbuhnya.
Program SPPG ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan status gizi masyarakat di Minahasa Utara, khususnya di wilayah kepulauan terpencil. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi yang memadai, diharapkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat akan semakin meningkat, serta memberikan harapan baru bagi generasi penerus.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program SPPG secara berkala, guna memastikan program ini berjalan efektif dan memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.