Jendelasulut.com — Kabar membanggakan kembali datang dari Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional, Minut berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih posisi teratas dalam pengendalian inflasi terendah kategori kabupaten secara nasional di tahun 2025. Pencapaian ini bukan hanya sekadar angka statistik, namun juga cerminan dari kerja keras, sinergi, dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Minut dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Berdasarkan data year-to-year, Pemerintah Kabupaten Minut berhasil menembus jajaran 10 besar kabupaten dengan pengendalian inflasi terbaik. Angka inflasi yang berhasil dijaga berada di rentang 1,75%, sangat ideal dan sesuai dengan target pemerintah pusat yang berkisar antara 1,5% hingga 3,5%.
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, SE. MAP. MM, Msi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian ini usai mengikuti zoom meeting yang dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) pada Senin, 24 November 2025. Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti nyata dari kerja keras seluruh elemen pemerintah daerah dan masyarakat Minut dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan barang.
“Capaian ini adalah bukti nyata bahwa Minahasa Utara mampu menjaga laju inflasi pada status yang terbaik, sesuai dengan rentang yang diharapkan oleh pemerintah pusat. Ini adalah hasil dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat,” ujar Bupati Joune Ganda dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, Bupati Joune Ganda menjelaskan bahwa rentang inflasi yang ideal ini memberikan keuntungan bagi semua pihak. Konsumen atau masyarakat dapat menikmati harga barang yang stabil dan terjangkau, sementara petani juga tidak dirugikan karena harga jual hasil pertanian tetap menguntungkan.
“Rentan ini sangat baik dan ideal, karena menguntungkan konsumen atau masyarakat, tetapi juga tidak merugikan petani. Jadi memang ini kondisi yang sangat baik,” tegasnya.
Sebagai Sekjen Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia), Bupati Joune Ganda juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minut untuk terus bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam menjaga dan mengendalikan inflasi. Pihaknya juga akan terus berupaya menjaga keuntungan dan kemanfaatan ekonomi bagi konsumen, masyarakat, serta petani.
Keberhasilan Minahasa Utara dalam mengendalikan inflasi tentu berdampak positif bagi stabilitas ekonomi daerah. Inflasi yang terkendali akan menjaga daya beli masyarakat, mendorong investasi, dan menciptakan iklim usaha yang kondusif. Hal ini pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara.
Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) sendiri telah menetapkan target inflasi sebagai acuan dalam menjalankan kebijakan moneter dan fiskal. Target ini berfungsi untuk menjaga stabilitas harga, melindungi daya beli masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan pencapaian ini, Minahasa Utara telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Prestasi yang diraih oleh Minahasa Utara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di seluruh Indonesia untuk terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat adalah kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.
ᴾᵉⁿᵘˡⁱˢ⠃ ᴿⁱⁿᵗᵒ ᴿ