Minut, jendelasulut.com — Pada tanggal 18 April 2025, umat Kristiani di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, memperingati Jumat Agung dengan khidmat. Peringatan wafatnya Yesus Kristus ini menjadi momen refleksi dan penguatan iman bagi seluruh jemaat. Acara peringatan diwarnai dengan berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari ibadah khusus di gereja-gereja hingga kegiatan renungan pribadi. Suasana khusyuk dan penuh hikmat menyelimuti seluruh wilayah Minahasa Utara.
Peringatan Jumat Agung tahun ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, termasuk Bupati Minahasa Utara, Joune J.E Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si, Wakil Bupati Kevin W. Lotulung., S.H., M.H., dan Ketua TP-PKK Minahasa Utara, Rizya Ganda Gavega, serta Ketua 1 TP-PKK Minahasa Utara, Kristi Karla Arina,. S.E., M.M. Kehadiran mereka semakin menambah khidmatnya acara peringatan ini, sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan di Minahasa Utara.
Wakil Bupati Kevin W. Lotulung dalam unggahan media sosialnya turut membagikan renungan yang menyentuh hati, mengutip Roma 6:10, “Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah.” Ungkapan ini menjadi pengingat akan pengorbanan Yesus Kristus yang telah membebaskan umat manusia dari belenggu dosa. Pesan tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk merenungkan makna pengorbanan tersebut dan memperkuat iman serta harapan di tengah kehidupan.
Jumat Agung di Minahasa Utara bukan hanya sekedar peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar umat Kristiani. Peringatan ini menjadi bukti nyata akan kekuatan iman dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Minahasa Utara. Semoga semangat Jumat Agung ini dapat terus menginspirasi dan menguatkan seluruh masyarakat Minahasa Utara dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Semoga kasih dan pengorbanan Yesus Kristus senantiasa menjadi pedoman dan sumber kekuatan bagi kita semua.