Minut, jendelasulut com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara memasuki tahap final persiapan menyambut gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-31 tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang akan berlangsung pada 6-10 Juli 2026 mendatang. Dengan tenggat waktu yang semakin dekat, berbagai elemen masyarakat dan jajaran pemerintah bahu-membahu memastikan kesiapan matang demi menyukseskan ajang keagamaan bergengsi ini.
Pelantikan Panitia: Langkah Finalisasi Persiapan
Pada Jumat (3/7/2026), Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara secara resmi melantik panitia pelaksana MTQ ke-31 sebagai bentuk komitmen nyata dalam menyambut even akbar tersebut. Pelantikan yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara ini menjadi penanda bahwa seluruh persiapan memasuki babak akhir.
Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Novly Wowiling, yang mewakili Bupati Joune Ganda dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh umat Muslim di Sulawesi Utara untuk menjadikan Minahasa Utara sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab.
“Atas nama Bupati Minahasa Utara, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan dari umat Muslim di Provinsi Sulawesi Utara. Hari ini merupakan finalisasi seluruh persiapan. Waktu yang tersedia memang tinggal dua hari, namun kami optimistis seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan sebaik mungkin melalui komitmen bersama seluruh komponen yang terlibat,” ujar Novly Wowiling dengan penuh keyakinan.
Tanpa Tergantung Bantuan Pihak Luar
Sekda Wowiling menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara tidak bergantung pada bantuan pihak lain dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ. Meski demikian, pemerintah daerah tetap membuka diri terhadap ruang partisipasi dari Pemerintah Provinsi maupun pihak lainnya.
“Yang terpenting, semangat untuk menyukseskan MTQ telah menjadi komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara,” tegasnya.
Lokasi dan Akomodasi: Alun-alun Jadi Pusat Kegiatan
Pusat pelaksanaan MTQ akan dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Minahasa Utara yang telah disiapkan menjadi venue utama berbagai rangkaian perlombaan. Sementara itu, untuk mendukung kenyamanan para peserta, pemerintah daerah berharap partisipasi aktif masyarakat melalui penyediaan rumah-rumah warga sebagai tempat menginap para kafilah dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.
Toleransi Beragama yang Menginspirasi
Salah satu sorotan menarik dalam persiapan MTQ kali ini adalah penunjukan Ketua Panitia yang berasal dari umat Kristen Protestan. Umbase Mayuntu, yang dipercaya memimpin kepanitiaan, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah kepadanya.
“Ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menjunjung tinggi nilai persatuan, kebersamaan, dan toleransi antarumat beragama,” ungkap Umbase.
Dengan rendah hati, ia mengaku belum ingin banyak berkomentar sebelum kegiatan benar-benar sukses. “Saat ini seluruh konsentrasi kami hanya tertuju pada pelaksanaan agar kegiatan berjalan lancar dan berhasil,” tambahnya.
Moderasi Beragama sebagai Cermin Minahasa Utara
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Minahasa Utara, Roy Salmon Pitoy, SH, menyampaikan kebanggaannya atas perhatian dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terhadap penyelenggaraan MTQ. Ia menilai penunjukan ketua panitia dari kalangan Kristen Protestan sebagai cerminan kuatnya moderasi beragama yang terbangun di daerah tersebut.
“Kami dari LPTQ dan mewakili umat Muslim Minahasa Utara mengucapkan terima kasih kepada Bupati Joune Ganda, Wakil Bupati Kevin William Lotulung, Pak Sekda, para asisten, serta seluruh kepala dinas. Penunjukan Ketua Panitia yang berasal dari umat Kristen Protestan merupakan bukti nyata kuatnya moderasi beragama di Minahasa Utara,” ungkap Roy Pitoy dengan penuh haru.
Ia menambahkan bahwa kepemimpinan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten, hingga seluruh kepala perangkat daerah menunjukkan sikap yang tidak membeda-bedakan golongan maupun agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menuju Pelaksanaan yang Sukses dan Bermakna
Dengan dilantiknya panitia pelaksana, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara optimistis MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara akan berlangsung sukses, aman, dan lancar. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi prestasi penyelenggaraan, tetapi juga semakin memperkuat persaudaraan, toleransi, serta kerukunan antarumat beragama yang selama ini menjadi ciri khas Kabupaten Minahasa Utara.
MTQ ke-31 Provinsi Sulawesi Utara yang akan berlangsung pada 6-10 Juli 2026 mendatang diprediksi akan dihadiri oleh ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Utara, menjadikannya momen penting tidak hanya bagi umat Muslim, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Minahasa Utara dalam memamerkan kekayaan budaya dan kerukunan yang telah terjalin dengan baik selama ini. (*)
______ Tim Media