Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Momen Haru di Talawaan Bantik: Bupati, Dr. Joune Ganda dan Danrem 131/Santiago Resmikan Jembatan 52 Meter

403
×

Momen Haru di Talawaan Bantik: Bupati, Dr. Joune Ganda dan Danrem 131/Santiago Resmikan Jembatan 52 Meter

Sebarkan artikel ini

Minahasa Utara — Sebuah langkah nyata sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dengan jajaran TNI Angkatan Darat kembali menorehkan hasil membanggakan. Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., secara khusus mengapresiasi gerak cepat serta kepedulian tinggi dari Korem 131/Santiago dalam mendukung percepatan pembangunan dan pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.

Apresiasi setinggi-tingginya itu disampaikan langsung Bupati Joune Ganda saat menghadiri prosesi peresmian Jembatan Perintis Garuda 131/Stg yang berlokasi di Wilayah VIII/Mdk, tepatnya di Desa Talawaan Bantik, Kabupaten Minahasa Utara, pada Senin (26/5/2026). Peresmian ini menjadi momen bersejarah, mengingat jembatan tersebut merupakan jembatan perintis Garuda pertama di Provinsi Sulawesi Utara yang berhasil diselesaikan pengerjaannya dan resmi dioperasikan untuk publik.

Dalam sambutannya, Bupati Joune Ganda mengungkapkan bahwa kondisi jembatan lama di lokasi tersebut sebelumnya berada dalam keadaan rusak berat akibat diterjang bencana banjir beberapa waktu lalu. Kerusakan tersebut tentu sangat menyulitkan mobilitas warga yang sehari-hari menggantungkan akses jalan ini untuk beraktivitas.

“Alhamdulillah, berkat program strategis dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang dipercayakan kepada TNI Angkatan Darat, khususnya jajaran Kodam XIII/Merdeka di wilayah Korem 131/Santiago, kini semuanya berubah. Berkat program pak Presiden Prabowo yang dikerjakan langsung oleh rekan-rekan prajurit Kodim 1309/Manado, sekarang jembatan ini tampak mulus, kokoh, dan sangat menolong akses masyarakat di wilayah ini,” ujar Joune Ganda dengan penuh haru.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Minahasa Utara itu menegaskan bahwa kehadiran infrastruktur penghubung ini dipastikan akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi sehari-hari. Pasokan hasil bumi, akses ke sekolah, puskesmas, hingga kegiatan jual beli warga diprediksi akan semakin lancar dan produktif.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, khususnya masyarakat Desa Talawaan Bantik, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, pimpinan TNI pusat, serta pimpinan TNI di daerah. Kami sangat yakin, jembatan ini akan memberikan manfaat positif yang luar biasa bagi masyarakat di Desa Talawaan Bantik dan sekitarnya,” tukas Bupati Joune Ganda.

Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago, Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, dalam arahannya memberikan paparan lebih rinci mengenai program tersebut. Menurutnya, untuk wilayah Sulawesi Utara, program pembangunan jembatan perintis ini masuk dalam tahap III dan IV, dengan total jatah sebanyak 20 jembatan. Dari jumlah tersebut, 11 unit di antaranya merupakan jembatan gantung—termasuk yang baru saja diresmikan di Desa Talawaan Bantik.

“Tentu ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten dan seluruh masyarakat Minahasa Utara. Karena Bupati Joune Ganda merupakan bupati pertama di Sulawesi Utara yang meresmikan jembatan gantung perintis Garuda di wilayahnya,” ungkap Brigjen TNI Martin Susilo Martopo dengan bangga.

Tak lupa, Danrem juga berharap agar pemerintah daerah dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga serta merawat jembatan tersebut dengan sebaik-baiknya. “Kami titip jembatan ini. Rawat dan jagalah, agar usia pakainya bisa panjang, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang lama oleh anak cucu kita nanti,” pesannya.

Hadir dalam Peresmian

Acara peresmian yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Di antaranya adalah Dandim 1309/Manado, Wakapolres Minahasa Utara, Kepala Dinas PUPR Minut Marce Lidya Warouw, Kabag Logistik Polres Minut, Kepala Bakesbangpol Minut Sammy Rompis, serta para perwira dari jajaran Korem 131/Santiago dan Kodim 1309/Manado. Tak ketinggalan, Camat Wori dan seluruh aparat desa setempat juga terlihat hadir mendampingi masyarakat.

Data Teknis Jembatan

Dari data yang berhasil dihimpun, Jembatan Perintis Garuda ini memiliki panjang mencapai 52 meter dengan masa pengerjaan sekitar 60 hari kerja. Pembangunan yang melibatkan personel TNI dari satuan teritorial ini berhasil menuntaskan konektivitas yang sempat terputus akibat bencana alam.

Momen Haru Penuh Kebersamaan

Usai pemotongan pita sebagai tanda peresmian, suasana haru dan penuh kebersamaan langsung terlihat. Bupati Minahasa Utara bersama Danrem 131/Santiago turun langsung menyerahkan tali asih kepada sejumlah warga yang hadir. Bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian nyata terhadap masyarakat yang selama ini bertahan dengan akses jalan yang sulit.

Dengan rampungnya jembatan ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bersama TNI optimistis denyut ekonomi dan sosial masyarakat pedesaan akan kembali bergairah, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan mampu melahirkan karya nyata yang dirasakan langsung oleh rakyat di tingkat bawah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *