Jendelasulut com — Hamparan sawah di Desa Maen, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, (Minut) Sulawesi Utara, (Sulut) kini diselimuti pemandangan indah dengan padi yang menguning, menandakan musim panen telah tiba. Para petani dengan antusiasme tinggi bahu-membahu memanen hasil jerih payah mereka selama berbulan-bulan. Panen kali ini bukan sekadar momen sukacita, tetapi juga simbol nyata dari upaya kolektif Desa Maen dalam mewujudkan ketahanan pangan di tingkat lokal, sekaligus memberikan kontribusi signifikan bagi ketahanan pangan nasional. Minggu, (14/9/2025)
Roy Salmon Pitoy, Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Utara dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Minut, turut menyampaikan rasa syukur mendalam atas keberhasilan panen padi tahun ini. Beliau menekankan bahwa kesuksesan ini adalah hasil sinergi yang kuat antara kerja keras petani, dukungan pemerintah desa, peran aktif penyuluh pertanian, dan partisipasi seluruh masyarakat dalam menjaga produktivitas lahan pertanian.
“Alhamdulillah, panen padi di Desa Maen tahun ini berjalan dengan lancar dan sukses. Ini adalah bukti nyata bahwa ketahanan pangan dapat kita wujudkan bersama dengan semangat gotong royong dan kerja keras seluruh warga desa,” ungkap Roy Salmon Pitoy saat turun langsung kegiatan panen.
Lebih lanjut, Roy Salmon Pitoy menjelaskan bahwa hasil panen padi Desa Maen tidak hanya memenuhi kebutuhan beras masyarakat setempat, tetapi juga menjadi kontribusi penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Desa Maen terus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan pola tanam yang baik dan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi pertanian sederhana yang tepat guna, serta menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.
Kepala Desa Maen menambahkan bahwa pihaknya akan terus berupaya memberikan dukungan maksimal kepada para petani, termasuk penyediaan bibit unggul, pupuk bersubsidi, serta pelatihan-pelatihan teknis untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun desa.
Warga Desa Maen berharap hasil panen yang melimpah ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat persediaan pangan desa. Dengan demikian, Desa Maen tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayah sekitarnya.
Panen padi di Desa Maen menjadi bukti nyata bahwa dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan dukungan dari berbagai pihak, ketahanan pangan dan kemandirian desa dapat terwujud. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di seluruh Indonesia untuk terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.