MINUT, JENDELASULUT.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara menyatakan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kebakaran yang menghancurkan Panti Werdha Damai di Ranomuut, Manado, pada Minggu malam (27/12). Insiden mengerikan ini merenggut nyawa 16 lansia, meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat, dan seluruh komunitas.
Bupati Minahasa Utara, Joune J.E Ganda, bersama Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, menyampaikan belasungkawa tulus mereka atas nama seluruh warga Minahasa Utara. Pernyataan duka cita ini disampaikan melalui Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfosan) Minut, Asriyadi Lalompoh, pada Selasa (30/12).
“Kami sangat terpukul dan berduka atas musibah ini. Kehilangan 16 jiwa lansia dalam kebakaran ini adalah tragedi yang tak terlukiskan. Doa dan simpati kami menyertai keluarga dan orang-orang terkasih yang ditinggalkan,” ujar Asriyadi Lalompoh, menyampaikan pesan dari Bupati dan Wakil Bupati.
Lebih lanjut, Pemkab Minahasa Utara tidak hanya menyampaikan belasungkawa, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan bantuan konkret kepada para korban dan keluarga yang terdampak.
Selain itu, Pemkab Minahasa Utara juga berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan dan keamanan di semua panti sosial dan lembaga perawatan lansia di wilayahnya. Langkah ini bertujuan untuk mencegah tragedi serupa di masa depan dan memastikan bahwa para lansia dan kelompok rentan lainnya mendapatkan perlindungan yang memadai.
“Kami akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan petugas pemadam kebakaran, untuk melakukan inspeksi dan audit keselamatan di semua panti sosial. Kami akan memastikan bahwa semua fasilitas memenuhi standar keamanan yang ditetapkan dan memiliki rencana evakuasi yang jelas dan efektif,” tegas Asriyadi Lalompoh.
Tragedi kebakaran Panti Werdha Damai ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Minahasa Utara untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan keamanan, serta untuk memperkuat sistem perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk belajar dari kejadian ini dan mengambil langkah-langkah konkret untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali.