Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Wujudkan Visi Bupati Joune Ganda: Pemkab Minut Latih Kader Kesehatan Siapkan PMT Berkualitas

758
×

Wujudkan Visi Bupati Joune Ganda: Pemkab Minut Latih Kader Kesehatan Siapkan PMT Berkualitas

Sebarkan artikel ini

Jendelasulut.con — Dalam komitmennya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melalui Dinas Kesehatan menggelar pelatihan intensif bagi kader kesehatan di Kecamatan Talawaan. Pelatihan Tim Pelaksana Penyiapan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang berlangsung pada Kamis, 3 Juli 2023, ini bertujuan untuk membekali para kader dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menyediakan PMT yang berkualitas, aman, dan bergizi bagi masyarakat. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari visi Bupati Joune Ganda dalam mewujudkan masyarakat Minut yang sehat dan sejahtera.

Pelatihan yang berkolaborasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas Talawaan ini dipandang sangat penting oleh Kepala Dinas Kesehatan Minut, dr. Stela Safitri, M.Kes. “Pelatihan ini bukan sekadar transfer pengetahuan teoritis,” tegas dr. Stela. “Kami ingin membekali para kader dengan keterampilan praktis dalam menyiapkan PMT yang sesuai standar kesehatan, mulai dari pemilihan bahan baku bergizi, hingga teknik pengolahan dan penyimpanan yang tepat untuk menjamin keamanan dan kualitas nutrisi.” Lebih lanjut, dr. Stela menjelaskan bahwa program PMT yang dibahas meliputi intervensi gizi spesifik bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita dengan fokus pada pencegahan stunting. Strategi yang digunakan menekankan pada pendekatan edukatif dan partisipatif, melibatkan aktifitas demonstrasi langsung, serta penyediaan bahan edukasi yang mudah dipahami masyarakat. Targetnya adalah penurunan angka stunting di Kecamatan Talawaan hingga 15% dalam kurun waktu dua tahun mendatang. “Harapannya, ilmu yang didapat para kader dapat disebarluaskan kepada masyarakat luas, sehingga program peningkatan gizi di Talawaan dapat berjalan efektif,” tambahnya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Puskesmas Talawaan. Beliau menekankan peran krusial kader kesehatan sebagai ujung tombak dalam menjangkau masyarakat, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. “Kader kesehatan adalah garda terdepan dalam memberikan edukasi dan pendampingan terkait pentingnya gizi seimbang dan manfaat PMT,” ujarnya. Puskesmas Talawaan sendiri memberikan dukungan penuh terhadap pelatihan ini, menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, serta merencanakan tindak lanjut berupa monitoring dan evaluasi berkala terhadap implementasi pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh para kader. “Tantangan utama kami adalah keterbatasan sumber daya dan tingkat kesadaran masyarakat. Namun, dengan pelatihan ini, kami optimistis dapat mengatasi tantangan tersebut dan mencapai target program PMT,” tambahnya.

Pelatihan yang diikuti oleh sejumlah kader kesehatan dan tenaga kesehatan Puskesmas Talawaan ini berlangsung selama dua hari, memadukan sesi teori dan praktik yang intensif. Materi yang disampaikan meliputi:

– Pemilihan bahan makanan: Para peserta dilatih untuk memilih bahan makanan yang kaya akan nutrisi penting seperti protein, karbohidrat kompleks, vitamin, dan mineral, dengan mempertimbangkan ketersediaan lokal dan musim.

– Pengolahan makanan: Teknik pengolahan makanan yang tepat dan higienis diajarkan untuk menjaga kandungan nutrisi dan keamanan makanan. Para peserta juga dilatih dalam pembuatan variasi menu PMT yang menarik dan disukai anak-anak.

– Penyimpanan makanan: Peserta diberikan pemahaman tentang cara menyimpan makanan dengan tepat untuk mencegah kerusakan dan kontaminasi, mempertahankan kualitas nutrisi, dan mencegah pemborosan.

– Edukasi gizi: Kader dilatih untuk memberikan edukasi gizi kepada masyarakat dengan cara yang efektif dan mudah dipahami, menggunakan media visual dan pendekatan yang partisipatif.

Para peserta pelatihan tampak antusias mengikuti setiap sesi, aktif bertanya, dan berpartisipasi dalam demonstrasi praktik. Suasana pelatihan berlangsung kondusif dan penuh semangat, menunjukkan komitmen para kader dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayahnya. Salah seorang peserta, Ibu Maria, mengungkapkan, “Pelatihan ini sangat bermanfaat. Kami mendapatkan banyak pengetahuan dan keterampilan baru yang akan kami terapkan untuk membantu masyarakat.”

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kualitas PMT di Kecamatan Talawaan akan meningkat secara signifikan, berkontribusi pada penurunan angka stunting, dan peningkatan status gizi masyarakat secara keseluruhan. Komitmen Pemkab Minut melalui Bupati Joune Ganda dalam mendukung program ini menjadi kunci keberhasilan upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Minahasa Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *