Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Dipimpin dr. Diana Caroline, Puskesmas Mubune Layani Masyarakat Hingga ke Desa-desa Likupang Barat

359
×

Dipimpin dr. Diana Caroline, Puskesmas Mubune Layani Masyarakat Hingga ke Desa-desa Likupang Barat

Sebarkan artikel ini

Likupang, jendelasulut.com — UPTD Puskesmas Mubune, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, kembali menunjukkan komitmen kuatnya sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pada Rabu, 7 Oktober 2026, berbagai rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan terpadu sukses dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Mubune.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Mubune, dr. Diana Caroline, ini tidak hanya berfokus pada pengobatan kuratif, tetapi juga memperkuat upaya promotif, preventif, serta sinergi lintas program dan lintas sektor. Pelayanan kesehatan tidak hanya berlangsung di dalam gedung puskesmas, tetapi juga menjangkau masyarakat hingga ke desa-desa, termasuk wilayah kepulauan dan pesisir Likupang Barat.

Pelayanan Dalam Gedung: Rutinitas dengan Standar SETIA

Sejak pagi, atmosfer pelayanan di Puskesmas Mubune sudah terasa dinamis. Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh staf, sebagai bentuk disiplin dan penyegaran semangat pelayanan. Dalam apel tersebut, penekanan pada nilai “Melayani dengan SETIA” kembali ditegaskan sebagai fondasi utama dalam melayani masyarakat.

Usai apel, berbagai poli pelayanan langsung dibuka untuk umum. Pelayanan Poli Umum dan Poli Gigi melayani pasien dengan keluhan kesehatan umum dan perawatan gigi. Pelayanan Poli KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) serta Pelayanan Lansia memberikan perhatian khusus bagi kelompok rentan, memastikan ibu hamil, balita, dan para lanjut usia mendapatkan pemeriksaan yang menyeluruh.

Selain itu, Pelayanan Laboratorium dan Farmasi juga beroperasi penuh untuk menunjang diagnosis serta penyediaan obat-obatan bagi pasien. Pelayanan UGD (Unit Gawat Darurat) siaga 24 jam untuk menangani kasus-kasus darurat. Pelayanan Administrasi Kesehatan turut serta mempermudah proses pendaftaran dan pengurusan surat keterangan kesehatan bagi masyarakat.

Optimalisasi layanan kesehatan harian ini menjadi wujud nyata komitmen puskesmas dalam memberikan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, serta penanganan pasien secara profesional oleh tenaga medis dan paramedis yang siaga.

Posyandu ILP Desa Bulutui: Sinergi dengan Masyarakat

Tidak hanya di dalam gedung, tim kesehatan Puskesmas Mubune juga turun ke lapangan. Di Desa Bulutui, kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk pemantauan tumbuh kembang balita, imunisasi, serta penyuluhan kesehatan bagi ibu-ibu.

Posyandu ILP menggunakan pendekatan pelayanan kesehatan siklus hidup yang menjangkau seluruh kelompok usia—mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia. Kehadiran petugas di tengah masyarakat disambut antusias oleh warga setempat, mencerminkan sinergi yang baik antara puskesmas dan komunitas.

Penguatan Program BPJS Kesehatan dan Rekredensial

Di sisi administrasi dan kerja sama, Puskesmas Mubune juga sedang melaksanakan proses Rekredensial BPJS Kesehatan. Proses ini merupakan langkah penting untuk memastikan fasilitas kesehatan terus memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, sehingga masyarakat peserta BPJS dapat terus menikmati layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan gratis sesuai dengan haknya.

Puskesmas juga terus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keaktifan kepesertaan JKN-KIS. Dengan demikian, akses jaminan kesehatan masyarakat diharapkan berjalan lancar dan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan bermutu.

Koordinasi Lintas Sektor: Cegah Penyakit di Hotel Sutan Raja

Sebagai bentuk upaya preventif dan promotif, perwakilan Puskesmas Mubune juga menghadiri Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyakit yang digelar di Hotel Sutan Raja. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengantisipasi potensi wabah dan meningkatkan kewaspadaan dini terhadap berbagai penyakit menular maupun tidak menular di wilayah kerja.

Dengan rangkaian kegiatan ini, Puskesmas Mubune Likupang Barat membuktikan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya sebatas pengobatan, tetapi juga mencakup upaya pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan mutu administrasi. Semangat ini sejalan dengan dukungan Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara (Dinkes Minut) dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.

Melalui pelayanan yang berlandaskan motto #melayaniDenganSETIA—Santun, Empati, Tanggap, Integritas, dan Adil—jajaran UPTD Puskesmas Mubune terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kepulauan dan pesisir Likupang Barat demi mewujudkan Minahasa Utara yang Sehat dan Hebat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *