Scroll untuk baca artikel
Minahasa Utara

Kepemimpinan Sejati: Joune Ganda Korbankan Ambisi Pribadi Demi Keharmonisan APKASI

9201
×

Kepemimpinan Sejati: Joune Ganda Korbankan Ambisi Pribadi Demi Keharmonisan APKASI

Sebarkan artikel ini

Minut, jendelasulut.com — Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Manahasa Utara, Sulawesi Utara, menorehkan sejarah baru, bukan hanya karena dihadiri oleh 231 Bupati dari seluruh Indonesia, angka peserta terbanyak sepanjang sejarah APKASI, tetapi juga karena menampilkan sebuah teladan kepemimpinan yang luar biasa. Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, SE, MAP, MM, M.Si, secara mengejutkan mengundurkan diri dari pencalonan Ketua Umum APKASI periode 2025-2030, meskipun memiliki dukungan kuat dari mayoritas peserta.

Keputusan yang diambil pada Jumat malam, 30 Mei 2025, ini bukan semata-mata keputusan politik biasa. Hasil polling internal menunjukkan Joune Ganda sebagai kandidat terkuat. Banyak bupati yang terang-terangan menyatakan dukungannya, mengingat kontribusi beliau dalam organisasi dan kesuksesannya sebagai tuan rumah Munas VI APKASI. Namun, dengan penuh kedewasaan dan semangat kebersamaan, beliau memilih untuk mengutamakan keharmonisan organisasi. Beliau mengutamakan kepentingan bersama di atas ambisi pribadi.

“Saya menghargai kepercayaan yang diberikan oleh para rekan bupati. Namun, demi semangat kebersamaan dan keberlanjutan APKASI, saya memilih untuk mendukung kepemimpinan bersama Pak Bursah Zarnubi,” ungkap Joune Ganda dengan bijak.

Sikap Joune Ganda ini disambut dengan tepuk tangan meriah dan apresiasi tinggi dari seluruh peserta Munas. Keputusannya dipandang sebagai teladan kepemimpinan yang langka di tengah dinamika politik yang kerap diwarnai persaingan ketat. Beliau memilih jalan kompromi, mengutamakan persatuan dan semangat kolektif di APKASI.

Sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan dan dedikasi Joune Ganda, Munas VI APKASI akhirnya menetapkan Bursah Zarnubi sebagai Ketua Umum dan Joune Ganda sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) APKASI periode 2025-2030. Dengan pengalaman, jejaring luas, dan komitmennya pada isu-isu strategis daerah, Joune Ganda diyakini akan memainkan peran penting dalam menjalankan program kerja APKASI lima tahun ke depan, menjadi penggerak utama sinergi antar pemerintah kabupaten di Indonesia.

Munas VI APKASI tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga menunjukkan bagaimana kepemimpinan sejati diwujudkan. Joune Ganda membuktikan bahwa mengejar posisi tertinggi bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan, tetapi menjaga keharmonisan dan mengutamakan kepentingan bersama jauh lebih bermakna. Kisah ini akan menjadi catatan sejarah penting dalam perjalanan APKASI, menginspirasi kepemimpinan yang berbasis kebersamaan dan kebijaksanaan. Suatu contoh kepemimpinan yang patut diteladani oleh para pemimpin di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *