MANADO, JENDELASULUT.COM — Memasuki tahun pertama kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay, SH, MH, geliat pembangunan di Sulawesi Utara menunjukkan percepatan signifikan. Berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat telah direalisasikan, membuat dukungan warga semakin menguat untuk keberlanjutan pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.
Sejak dilantik pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto, pasangan YSK-Victor langsung tancap gas merealisasikan visi “Menuju Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan di Gerbang Pasifik”. Dalam kurun waktu singkat, sedikitnya 15 program pro-rakyat telah berhasil dijalankan di berbagai sektor, mulai dari energi, pendidikan, kesehatan, pariwisata, hingga pemberantasan korupsi .
✅ Ketahanan Pangan: dari Lahan hingga Meja Makan
Sektor ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama yang mendapatkan perhatian serius dari pemerintahan YSK-Victor. Berbagai program dicanangkan untuk mewujudkan kemandirian pangan dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut, Wilhelmina Pangemanan, mengungkapkan bahwa program pertanian yang dijalankan mengacu pada Asta Cita Presiden dan visi misi gubernur tentang pertanian berkelanjutan dari hulu ke hilir .
“Tentunya untuk dinas pertanian, kami tarik kemandirian bangsa ini melalui kemandirian pangan. Juga berkolaborasi dengan program visi misi Bapak Gubernur yakni pertanian yang berkelanjutan dari hulu ke hilir,” ujar Wilhelmina dalam sebuah wawancara .
Atas inisiatif Gubernur YSK, Dinas Pertanian berhasil mendapatkan alokasi bantuan benih jagung dari Kementerian Pertanian untuk musim tanam April-September 2025. Rinciannya meliputi Kabupaten Bolmong seluas 7.500 hektar, Minahasa Selatan 3.800 hektar, Bolmut 3.500 hektar, Bolsel 2.800 hektar, Boltim 2.000 hektar, dan Kota Bitung 1.000 hektar .
Selain benih, Pemprov juga mengucurkan bantuan sarana pertanian pra dan pasca panen berupa 10 unit traktor roda empat serta alat panen padi yang didistribusikan ke berbagai daerah, termasuk di Kakas .
“Kami bukan mengejar 100 hari kerja. Tapi memang harus bekerja secara terencana, terlaksana dan evaluasi. Sehingga output maupun outcome-nya, baik peningkatan produksi dan petani itu harus meningkat,” tegas Wilhelmina .
Gubernur YSK juga menginisiasi gerakan “Tanam Apa yang Kita Makan dan Makan Apa yang Kita Tanam” melalui surat edaran kepada seluruh bupati/wali kota untuk menggalakkan penanaman komoditi lokal. Gerakan ini diperkuat dengan program “Marijo Batanam Organik” yang digagas Dinas Pertanian untuk mendorong pertanian ramah lingkungan sekaligus mewujudkan cita-cita Gubernur melihat “dataran hijau, langit biru, dan laut biru” bagi generasi mendatang .
Untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan inflasi, Pemprov Sulut secara rutin menggelar Gerakan Pangan Murah di berbagai lokasi. Pada awal September 2025, program ini dikolaborasikan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di lima titik Kota Manado, meliputi Masjid Huratussalam Mapanget, Kantor Lurah Paniki Dua, Kantor Lurah Taas, GMIM Getsemani Teling Bawah, dan GMIM Golgota Malendeng .
“Pemprov hadir di tengah masyarakat dengan solusi nyata. Pangan murah dan kesehatan gratis adalah wujud tanggung jawab kami agar rakyat tetap kuat menghadapi tekanan ekonomi,” ujar Gubernur YSK dalam keterangannya .
Masyarakat pun menyambut antusias program ini. Bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, cabai, dan bawang merah dijual dengan harga di bawah pasaran, sementara tim medis dari Dinas Kesehatan memberikan pemeriksaan tensi darah, gula darah, hingga konsultasi kesehatan dasar secara gratis .
✅ Apresiasi dari DPRD: Peran Strategis Staf Khusus
Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Utara, Roy Salmon Pitoy, memberikan apresiasi atas kinerja pemerintahan YSK-Victor di sektor ketahanan pangan. Menurutnya, keberhasilan program-program tersebut tidak terlepas dari peran aktif jajaran pemerintahan, termasuk Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, Sahran Antili, SE.
“Sektor ketahanan pangan menjadi prioritas yang berhasil dijalankan dengan baik. Ini tidak lepas dari peran Staf Khusus Bapak Sahran Antili, SE, yang terus mendorong percepatan program di lapangan,” ujar Roy Salmon Pitoy kepada media .
Roy yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Minut ini menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan program pembangunan yang pro-rakyat. Sebagai wakil rakyat yang aktif menyerap aspirasi melalui reses di daerah pemilihannya, termasuk di Kecamatan Likupang Timur, ia memahami betul kebutuhan masyarakat akan akses pangan yang murah dan berkualitas .
“Bagi saya, tugas ini bukan hanya tentang kehadiran fisik, tetapi juga tentang menyuarakan aspirasi. Masyarakat percaya pada kemampuan kita untuk menjadi suara mereka di dewan. Karenanya, program ketahanan pangan yang dijalankan Pak Gubernur dan Pak Wagub ini sangat sejalan dengan kebutuhan warga,” jelas Pitoy dalam kegiatan resesnya di Desa Maen, Likupang Timur .
Sahran Antili sendiri merupakan Sekretaris DPW PKB Sulawesi Utara yang aktif mendorong berbagai program pembangunan dan penguatan sumber daya manusia di daerah. Dalam berbagai kesempatan, ia menekankan pentingnya militansi, loyalitas, dan kedekatan dengan rakyat bagi setiap kader yang diberi amanah .
✅ 15 Program Pro-Rakyat yang Telah Direalisasikan
Selain ketahanan pangan, berbagai program strategis lainnya juga telah berhasil diwujudkan pemerintahan YSK-Victor. Berikut beberapa di antaranya :
1. Listrik 24 Jam – Sebanyak 1.850 kepala keluarga di Pulau Gangga dan Talise kini menikmati listrik penuh seharian, mendorong pendidikan anak-anak, usaha nelayan, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
2. Anti Korupsi Tanpa Intervensi – Komitmen YSK meratakan para koruptor dibuktikan dengan pengungkapan beberapa kasus korupsi besar tanpa intervensi. “Koruptor jangan susahkan masyarakat Sulut,” tegas YSK.
3. Lonjakan Wisatawan Mancanegara – Data BPS mencatat 29.305 wisman periode Januari-Juli 2025, naik 16,80 persen dibanding tahun lalu.
4. Sulut Magnet MICE Nasional – Berbagai agenda Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) digelar di Manado, mendorong tumbuhnya sektor jasa, UMKM, dan perhotelan.
5. Sekolah Rakyat – Penyerahan 10 hektare lahan di Desa Tampusu, Minahasa, untuk pembangunan Sekolah Rakyat sesuai Inpres Presiden tentang penghapusan kemiskinan ekstrem.
6. Magang ke Jepang – Sebanyak 156 lulusan SMK dan universitas dikirim magang ke Jepang, didatangkan pula 6 guru asal Jepang untuk mengajar bahasa dan budaya di 9 SMA/SMK.
7. Layanan Stroke dengan Metode DSA – RSUD Provinsi Sulut kini mampu menangani pasien stroke dengan metode Digital Substraction Angiography (DSA) hasil inovasi Prof Terawan.
8. Rp10 Miliar untuk Toilet dan Ruang Kelas Sekolah – Anggaran besar digelontorkan untuk perbaikan toilet sekolah dan pembangunan ruang kelas baru.
9. Perguruan Tinggi untuk Bolmong Raya – Pembangunan kampus baru di Desa Inuai, Bolmong, dengan dana Rp30 miliar menjawab kebutuhan pendidikan tinggi masyarakat BMR.
10. RSUD Bolsel dan Bolmut Rp170 Miliar – Dua rumah sakit baru mulai dibangun untuk mengurangi ketimpangan layanan kesehatan di daerah selatan dan utara Sulut.
11. 3.000 Hektare Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) – Sebanyak 30 blok tambang rakyat diusulkan Pemprov Sulut, memberikan kepastian hukum bagi ribuan penambang emas.
12. Bantuan Alsintan dan Bibit untuk Petani – Petani di Bolmong mendapat bantuan alat mesin pertanian serta bibit menuju swasembada beras dan pangan.
13. Konektivitas Penerbangan Internasional – Rute baru Nanjing–Manado resmi dibuka, menyusul rencana rute ke Shenzen dan Shanghai.
✅ Komitmen Ekologis: Pertanian Organik untuk Masa Depan
Dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan, Pemprov Sulut tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada kelestarian lingkungan. Program “Marijo Batanam Organik” menjadi wujud nyata komitmen tersebut.
“Karena cita-cita Pak Gubernur melihat di dataran hijau, melihat di langit biru dan melihat di laut biru, berarti oksigen sirkulasi udara yang dihirup oleh masyarakat itu mengandung oksigen yang sehat. Berarti generasi ke bawah kita nanti, anak cucu kita, akan hidup di lingkungan yang sehat apabila kita juga persiapkan mulai dari sekarang,” jelas Wilhelmina Pangemanan .
Setiap hari Jumat, Dinas Pertanian dan Peternakan menggelar demo pembuatan pupuk organik sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat. Penggunaan pupuk organik diyakini dapat mengurangi pencemaran tanah dan udara, sekaligus mewujudkan pertanian ramah lingkungan .
✅ Harapan Masyarakat untuk Keberlanjutan
Memasuki tahun kedua kepemimpinan, dukungan warga Sulawesi Utara terhadap program-program YSK-Victor semakin menguat. Antusiasme masyarakat dalam setiap kegiatan, seperti Gerakan Pangan Murah yang dipadati ribuan warga, menjadi bukti nyata bahwa program-program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat .
Roy Salmon Pitoy berharap momentum setahun kepemimpinan ini menjadi pijakan untuk terus melaju membangun Sulawesi Utara yang lebih maju dan sejahtera.
“Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kinerja pemerintah, tetapi juga pada kekompakan dan sinergi antar lembaga. Dengan kebersamaan yang solid, berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi dengan lebih mudah dan efektif,” pungkasnya .
Dengan berbagai capaian yang telah diraih, dukungan masyarakat yang kuat, serta sinergi antara eksekutif, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan, masa depan Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan YSK-Victor tampak cerah menuju gerbang Pasifik.