Me bahasa Utara – Di tengahiruk-pikuk pembangunan daerah dan tuntutan pelayanan publik yang kian kompleks, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) baru saja melakukan perombakan strategis di jajaran birokrasinya. Sebanyak 30 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) dilantik pada Senin (25/5/2026). Namun, satu nama menarik perhatian publik dan kalangan kesehatan: dr. Debby Montung, M.Kes, yang resmi dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara.
Pelantikan oleh Bupati Dr. Joune Ganda yang diwakili Sekretaris Daerah Ir. Novly Wowiling, MSi., ini bukan sekadar rotasi biasa. Di balik seremonial sumpah janji, tersimpan amanat besar: menjaga stabilitas layanan kesehatan bagi lebih dari ratusan ribu jiwa warga Minut. Siapa dr. Debby Montung, dan mengapa posisinya begitu vital?
Lebih dari Sekadar Kursi: “Sekretaris adalah Jantung Operasional”
Dalam struktur pemerintahan daerah, posisi Sekretaris Dinas sering kali tidak seterkenal Kepala Dinas. Namun, para insan birokrasi tahu betul, dialah yang membuat mesin pemerintahan berputar. Dr. Debby Montung kini mengemban peran sebagai “jantung operasional” Dinas Kesehatan (Dinkes).
Tugasnya bukan soal administrasi biasa. Ia adalah koordinator utama yang memastikan kebijakan Kepala Dinas Kesehatan—mulai dari program penurunan stunting, pencegahan wabah, hingga distribusi obat—bisa berjalan mulus di lapangan. Ia menjadi jembatan antara perumusan kebijakan dengan eksekusi di puluhan puskesmas, rumah sakit daerah, dan unit layanan primer.
“Sekretaris dinas itu seperti konduktor orkestra. Dia tidak selalu memainkan alat musik, tapi tanpa dia, harmoni tak akan tercipta,” ujar seorang sumber internal di lingkungan Pemkab Minut yang enggan disebut namanya.
Dengan latar belakang pendidikan Magister Kesehatan (M.Kes), dr. Debby dituntut menguasai tiga bidang utama: pelayanan kesehatan, pencegahan & pengendalian penyakit, serta sumber daya kesehatan. Setiap hari, ia harus memastikan arus koordinasi anggaran, kepegawaian, hingga respons darurat kesehatan berjalan lancar. Keterlambatan sedikit saja dalam disposisi atau koordinasi bisa berdampak pada nyawa masyarakat.
Sosok di Balik Layar yang Menjaga Stabilitas
Publik mungkin tidak akan melihat dr. Debby Montung turun langsung menyuntik vaksin atau memeriksa pasien. Namun, setiap kali puskesmas buka tepat waktu, setiap kali ambulans sigap melaju, dan setiap kali stok obat tidak kosong di tengah musim hujan—di situlah jejak kerjanya terasa.
Tantangan yang dihadapi pun tidak ringan. Sektor kesehatan di daerah rawan gejolak: mulai dari lonjakan kasus demam berdarah, potensi Kejadian Luar Biasa (KLB), hingga distribusi logistik kesehatan ke wilayah terpencil. Dengan pengalaman dan ketekunan yang dikenal rekan-rekannya, dr. Debby diharapkan mampu menjadi eksekutor lapangan yang sigap dan adaptif.
Rekan sejawat menggambarkannya sebagai sosok pekerja keras dan detail-oriented. Sebagai Sekretaris, ia harus menguasai arus dokumen, disposisi, serta keputusan administratif yang mengalir deras setiap hari. Kemampuan membaca situasi dan merespons cepat adalah modal utamanya.
Harapan Publik: Jangan Hanya “Parkir” Jabatan
Pengangkatan dr. Debby Montung menjadi sorotan karena posisinya yang strategis di tengah upaya Pemkab Minut mewujudkan visi “Minahasa Utara Hebat” yang maju dan berkelanjutan. Bupati Joune Ganda, dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Novly Wowiling, menegaskan bahwa mutasi dan rotasi ini berdasarkan manajemen talenta dan penilaian kinerja objektif—bukan sekadar proyek politik.
“ASN harus mampu menjadi pelopor perubahan, berinovasi, kreatif, cerdas dalam bekerja, serta mampu melakukan evaluasi kerja dengan memperhatikan perkembangan teknologi,” tegas Sekda Wowiling.
Publik kini berharap, di bawah koordinasi dr. Debby, program prioritas seperti penurunan angka stunting, peningkatan cakupan imunisasi, dan penguatan layanan puskesmas dapat berjalan tanpa hambatan. Ia dituntut untuk cepat beradaptasi dan membangun sinergi lintas sektor.
Pelantikan Massal: 30 Pejabat Baru untuk Birokrasi yang Sehat
dr. Debby Montung, M.Kes, menjadi salah satu dari 30 pejabat yang dilantik. Berikut beberapa nama penting lainnya dalam pelantikan ini:
· Herman Hendrik Mengko sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM)
· Alfons Tintingon sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
· Ryke A. A. Lucas, ST sebagai Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga
· Olvien Pandean, S.Sos sebagai Camat Airmadidi
· Ruben Lengkong, S.IP., M.Si. sebagai Camat Talawaan
Bupati juga mengingatkan bahwa tanggung jawab pejabat bukan hanya kepada negara, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Jadilah pemimpin yang membawa perubahan positif, meningkatkan pelayanan, dan mendukung pembangunan daerah,” pesan Sekda Wowiling mengakhiri sambutan.
Dengan langkah segar ini, publik kini menanti aksi nyata. Untuk dr. Debby Montung, panggung telah tersedia. Stabilitas layanan kesehatan masyarakat Minahasa Utara ada di pundaknya. Selamat bertugas, dan jadilah “jantung” yang memompa semangat pelayanan sepanjang waktu.
Penulis: Rinto R