Minut, jendelasulut.com — Upaya Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) terus digencarkan. Keberhasilannya terlihat nyata di Desa Talise Tambun Kepulauan, Kecamatan Likupang Barat, berkat dedikasi tinggi Puskesmas Mubune dan partisipasi aktif masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya pelaksanaan Posyandu Integratif Layanan Primer pada Selasa, 17 Juni 2025, yang menjadi bukti nyata komitmen mereka terhadap kesehatan masyarakat.
Kegiatan Posyandu ini bukan sekadar program penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan anak. Puskesmas Mubune mengintegrasikan berbagai aspek penting GERMAS ke dalam layanannya, memberikan edukasi komprehensif kepada masyarakat mengenai pola hidup sehat. Kepala Puskesmas Mubune, dr. Diana Caroline, menjelaskan bahwa pendekatan yang diterapkan menekankan partisipasi aktif masyarakat dan membangun kepercayaan melalui layanan yang humanis.
Edukasi Komprehensif GERMAS:
Program ini mencakup edukasi dan praktik langsung terkait:
– Aktivitas Fisik: Petugas kesehatan memberikan pemahaman tentang manfaat olahraga teratur, mengajak masyarakat aktif bergerak, dan mengajarkan latihan sederhana yang dapat dilakukan di rumah. Pendekatan praktis ini bertujuan agar masyarakat dapat dengan mudah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
– Nutrisi Seimbang: Edukasi difokuskan pada pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, serta meningkatkan konsumsi buah dan sayur. Petugas kesehatan memberikan informasi yang mudah dipahami dan disesuaikan dengan kondisi dan kebiasaan masyarakat setempat.
– Kebersihan Lingkungan: Sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan rumah dan sekitarnya merupakan bagian integral dari program ini. Masyarakat didorong untuk membuang sampah pada tempatnya dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hal ini bertujuan untuk mencegah penyakit menular dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
– Penggunaan Tembakau: Bahaya merokok dan dampaknya terhadap kesehatan dijelaskan secara detail untuk mendorong masyarakat berhenti merokok dan menghindari paparan asap rokok. Edukasi ini diharapkan dapat menurunkan angka perokok dan meningkatkan kesadaran akan bahaya merokok bagi kesehatan.
– Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM): Informasi mengenai faktor risiko dan cara pencegahan penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes mellitus, dan penyakit jantung diberikan kepada masyarakat. Pemeriksaan kesehatan dasar untuk mendeteksi dini PTM juga dilakukan secara rutin untuk intervensi dini dan penanganan yang tepat.
Komitmen dan Kolaborasi:
Keberhasilan program GERMAS di Puskesmas Mubune tak lepas dari komitmen para petugas kesehatan yang bekerja dengan prinsip “BerAKHLAK” (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif). Pendekatan humanis dan partisipatif yang diterapkan berhasil membangun kepercayaan masyarakat dan memotivasi mereka untuk berpartisipasi aktif. Ketersediaan nomor kontak 08114357772 memudahkan akses masyarakat kepada informasi dan layanan kesehatan.
Replikasi dan Inspirasi:
Keberhasilan program GERMAS di Desa Talise Tambun Kepulauan diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Minahasa Utara, bahkan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Sinergi antara pemerintah, petugas kesehatan, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan program ini. Dengan komitmen yang tinggi dan pendekatan yang tepat, program GERMAS dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Indonesia. Semoga keberhasilan Puskesmas Mubune dapat direplikasi dan menginspirasi daerah lain untuk mencapai hasil yang serupa.