Jendelasulut.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog, ID FOOD, dan program BerAKHLAK, akan menggelar Gerakan Pangan Murah di empat desa di Kabupaten Minahasa Selatan: Desa Lalumpe (Kec. Motoling), Desa Poopo (Kec. Ranowangko), Desa Wulurmaatus (Kec. Modoinding), dan Desa Tompaso Baru I (Kec. Tompaso Baru). Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 12 Juli 2025 pukul 09.00 WITA ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Gerakan ini merupakan bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan untuk pengendalian inflasi.
Acara yang akan dihadiri langsung oleh Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvonur, Gubernur Sulawesi Utara, dan Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, bertujuan meringankan beban masyarakat melalui penjualan bahan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Kehadiran para pejabat tinggi pemerintah provinsi ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk memastikan aksesibilitas pangan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara.
Berbagai komoditas pangan penting tersedia dengan harga terjangkau, antara lain:
– Beras (SSPHP): Rp 58.000/5 kg
– Telur: Rp 50.000/bak
– Daging Ayam: Rp 39.000/1,1 kg
– Bawang Merah: Rp 47.000/kg
– Bawang Putih: Rp 31.000/kg
– Cabai Rawit: Rp 75.000/kg
– Minyak Goreng: Rp 15.000/kg
Harga-harga tersebut jauh lebih rendah dibandingkan harga pasaran, memberikan keringanan signifikan bagi ekonomi rumah tangga. Keberhasilan Gerakan Pangan Murah ini menunjukkan sinergi yang efektif antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi permasalahan pangan.
Partisipasi aktif Bulog dan ID FOOD dalam menyediakan pasokan pangan yang cukup dan berkualitas menjadi kunci keberhasilan program ini. Program BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) juga terlihat dalam pelaksanaan kegiatan yang tertib dan efisien.
Informasi lebih lanjut mengenai program stabilisasi harga pangan dapat diakses melalui situs web Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Utara: dinaspangan.sulutprov.go.id. Keberhasilan Gerakan Pangan Murah di Minahasa Selatan diharapkan dapat direplikasi di daerah lain di Sulawesi Utara untuk memastikan keterjangkauan dan ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat.