Jendelasulut com — Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di Indonesia terus digenjot melalui penguatan kolaborasi antar Kementerian/Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah (Pemda). Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Knowledge Sharing yang bertujuan memperkuat tata kelola dan kolaborasi dalam penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong pelayanan publik yang lebih terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan. Menteri PANRB, Ibu Rini Widyantini, menyampaikan apresiasi atas komitmen lintas sektor dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.
“Kolaborasi yang solid antara K/L dan Pemda adalah kunci keberhasilan penyelenggaraan MPP. Melalui knowledge sharing, kita dapat saling belajar dan bertukar pengalaman untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik,” ujar Ibu Rini Widyantini.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Rini Widyantini juga memberikan apresiasi khusus kepada Kabupaten Minahasa Utara atas capaiannya dalam pengembangan MPP. Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, berkesempatan memaparkan perkembangan MPP Minahasa Utara, mulai dari aspek pelayanan hingga tata kelola yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Minahasa Utara. MPP adalah salah satu wujud komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau bagi masyarakat,” kata Joune Ganda.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam mempercepat transformasi pelayanan publik juga dibuktikan dengan peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) yang dilakukan langsung oleh Menteri PANRB pada hari Rabu, 24 September 2025. Peresmian ini menandai babak baru dalam pelayanan publik di Minahasa Utara, yang diharapkan dapat menjadi role model bagi daerah lain di Indonesia.
Dengan diresmikannya MPP dan penguatan kolaborasi melalui knowledge sharing, diharapkan pelayanan publik di Indonesia semakin berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara efektif dan efisien.