Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Ketua PROWM Juent Myhard: “Kami Ingin Menyentuh Masyarakat dengan Aksi, Bukan Hanya Tulisan

182
×

Ketua PROWM Juent Myhard: “Kami Ingin Menyentuh Masyarakat dengan Aksi, Bukan Hanya Tulisan

Sebarkan artikel ini

MINUT, JENDELASULUT.COM — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terlihat nyata dalam aksi nyata para insan pers di Minahasa Utara. Profesional Wartawan Minahasa Utara (PROWM) kembali menunjukkan bahwa organisasi kewartawanan tidak hanya bergerak di ranah jurnalistik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat.

Hari ini, Kamis (19/3/2026), para jurnalis yang tergabung dalam PROWM turun langsung ke ruas Jalan SBY, Minut, untuk menggelar aksi berbagi takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat yang tengah beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa. Aksi spontan ini mendapatkan sambutan hangat dari pengendara motor, mobil, hingga pejalan kaki yang melintas.

Kegiatan ini merupakan rangkaian terakhir dari program sosial PROWM dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebelumnya, organisasi yang dikenal solid ini telah melaksanakan aksi berbagi sembako kepada anak-anak panti asuhan serta menggelar lomba menyanyi antar wartawan se-Minahasa Utara. Lomba tersebut tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat solidaritas dan tali silaturahmi di antara insan pers di daerah itu.

Dipimpin langsung oleh Ketua PROWM, Juent Myhard, para anggota terlihat antusias membagikan puluhan paket takjil kepada masyarakat yang melintas. Kehadiran rombongan wartawan yang kompak mengenakan atribut organisasi ini sempat mengundang perhatian, namun dengan senyum dan sapaan ramah, mereka justru berhasil menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di pinggir jalan.

Ketua Panitia pelaksana, Debby Malongkade, yang memimpin langsung jalannya aksi di lapangan, mengaku bangga dengan antusiasme rekan-rekan wartawan. Menurutnya, aksi sederhana ini adalah bentuk kehadiran nyata PROWM di tengah masyarakat.

“Ini adalah wujud syukur kami dan keinginan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang mungkin masih dalam perjalanan menjelang berbuka. Semoga apa yang kami lakukan bisa meringankan beban dan membawa berkah bagi kita semua,” ujar Debby di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, Ketua PROWM, Juent Myhard, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen organisasi dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, di luar dari tugas profesional mereka sebagai pewarta berita.

“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai wartawan yang menyampaikan informasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang saling peduli. Aksi berbagi takjil ini adalah bentuk rasa syukur kami di momen Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Ini adalah cara kami untuk ‘menyentuh’ langsung masyarakat dengan aksi, bukan hanya dengan tulisan,” ungkap Juent dengan penuh semangat.

Aksi berbagi takjil ini tidak hanya sekadar membagikan makanan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi simbol kuat solidaritas, kebersamaan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh insan pers. Dengan berada di jalan dan berinteraksi langsung dengan warga, PROWM ingin menunjukkan bahwa wartawan adalah sahabat masyarakat.

PROWM berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut di masa-masa mendatang dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak, baik organisasi maupun individu, untuk menumbuhkan semangat kepedulian. Di momen yang penuh berkah seperti Idul Fitri, aksi sederhana seperti berbagi takjil dinilai mampu mempererat persaudaraan dan menebar kebaikan di tengah masyarakat.

“Kami tidak bisa memberi banyak, tapi kami bisa memberi yang terbaik dari yang kami miliki. Semoga semangat ini terus ada, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan lainnya,” tutup Juent. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *