AIRMADIDI, jendelasulut.com — Semangat juang generasi muda kembali bergema dari ujung utara Sulawesi. Kabupaten Minahasa Utara menunjukkan komitmen nyata dalam pembinaan karakter pemuda dengan melepas secara resmi Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Minahasa Utara untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
Pelepasan yang berlangsung khidmat di Pendopo Kantor Bupati Minahasa Utara, Selasa (11/8/2026) itu, menjadi momen haru sekaligus penuh kebanggaan bagi seluruh elemen masyarakat Minut.
Suasana Haru di Pendopo Kebanggaan ✅
Di bawah langit Minahasa Utara yang cerah, puluhan pasang mata tampak berbinar. Para orang tua dengan sigap merapikan seragam cokelat kebanggaan anak-anak mereka, sementara para pembina sibuk memberikan arahan terakhir.
Acara pelepasan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Ir. Novly Wowiling, M.Si., mewakili Bupati Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., yang berhalangan hadir karena agenda lain yang tak bisa ditinggalkan.
Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, para pembina dan pelatih Pramuka, pengurus Kwarcab, orang tua peserta, hingga insan pers, menjadikan suasana semakin semarak. Mereka semua hadir untuk memberi dukungan moral bagi 36 kontingen yang siap mengibarkan nama Minahasa Utara di kancah nasional.
Kontingen Tangguh 36 Pramuka ✅
Berdasarkan laporan Harriet Tahulending, S.Pd., Gr., data dari Kwartir Nasional mencatat kontingen Minahasa Utara berjumlah 36 orang dengan rincian:
· 1 Pimpinan Kontingen Putra
· 1 Pimpinan Kontingen Putri
· 1 Bindamping Putra
· 2 Bindamping Putri
· 1 Ofisial Putri
· 14 Penggalang Putra
· 16 Penggalang Putri
Jumlah ini menunjukkan keseimbangan dan representasi yang baik dari para penerus bangsa di Bumi Nyiur Melambai.
Perjalanan Panjang Menuju Cibubur ✅
Keberangkatan kontingen dijadwalkan pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 06.00 WITA menggunakan pesawat Batik Air. Mereka diperkirakan tiba di Jakarta pukul 09.00 WIB, siap mengikuti rangkaian kegiatan selama 10 hari penuh di Bumi Perkemahan Cibubur.
Sementara itu, kepulangan direncanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, dengan mekanisme transportasi yang masih terus dikoordinasikan oleh panitia.
Pesan Inspiratif: Jati Diri Pramuka Minut ✅
Meski Ketua Kwarcab Minahasa Utara, Kak Deni Kamlong Lolong, S.Sos., berhalangan hadir, pesan semangatnya tetap menggema melalui Pimpinan Kontingen, Kak Ir. Joni Morai, M.A.P.
“Jamnas bukan hanya soal berkemah. Ini adalah ruang untuk belajar, mengasah bakat, kreativitas, pengetahuan dan keterampilan, sekaligus membangun persahabatan dengan Pramuka dari seluruh Indonesia,” ujar Kak Morai dengan penuh haru.
“Adik-adik, tunjukkan jati diri Pramuka Minahasa Utara. Semangat dan terus belajar,” pesan yang membuat para peserta makin bersemangat.
Apresiasi dan Permohonan Maaf Bupati ✅
Dalam sambutan yang dibacakan Sekda Wowiling, Bupati Joune Ganda menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta, pembina, pelatih, dan semua pihak yang telah mempersiapkan kontingen dengan sebaik-baiknya.
Namun, di tengah semangat itu, Bupati juga menyampaikan kabar yang cukup mengiris hati. Dengan terbuka dan jujur, ia menyoroti kendala pembiayaan tahun ini yang menyebabkan beberapa calon peserta tidak dapat berangkat.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menyampaikan permohonan maaf. Tahun ini kita menghadapi keterbatasan anggaran daerah. Namun hal ini tidak mengurangi perhatian kami terhadap Gerakan Pramuka,” tegas Sekda Wowiling membacakan pesan Bupati.
Bupati menekankan pentingnya koordinasi sejak dini agar kejadian serupa tak terulang.
“Jamnas dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Informasi kebutuhan kegiatan seperti ini harus disampaikan sejak awal tahun agar bisa masuk dalam perencanaan dan penganggaran. Jadikan ini pembelajaran bersama,” ujarnya dengan nada bijak.
Dukungan Nyata dan Harapan ke Depan ✅
Meski ada keterbatasan, Pemkab Minahasa Utara telah menyalurkan dana sebesar Rp10 juta untuk mendukung keberangkatan kontingen. Kwarcab pun menyampaikan terima kasih atas perhatian tersebut.
Namun, disampaikan pula bahwa masih ada kebutuhan biaya kepulangan yang diharapkan menjadi perhatian bersama, mengingat Jamnas merupakan agenda bergengsi 5 tahunan yang membutuhkan persiapan matang.
Pramuka: Pilar Pembentukan Karakter ✅
Dalam kesempatan itu, Bupati kembali menegaskan peran strategis Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda.
“Melalui Jamnas, peserta belajar, bertukar pengalaman, mengembangkan kreativitas, sekaligus membangun relasi dan persaudaraan. Ini momentum menunjukkan karakter Pramuka Minut yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan siap bekerja sama,” jelas Sekda.
Bupati mengingatkan para peserta untuk selalu membawa nama baik keluarga, sekolah, Pramuka, dan Kabupaten Minahasa Utara di mana pun mereka berada.
“Jaga sikap, semangat, dan kesiapsiagaan. Para pembina juga diminta memastikan kesehatan dan keselamatan peserta selama kegiatan,” pesannya.
Terima Kasih untuk Orang Tua ✅
Kepada para orang tua yang hadir dengan penuh dukungan, Bupati menyampaikan rasa terima kasih yang tulus.
“Pembangunan daerah bukan hanya infrastruktur dan ekonomi, tapi juga pembangunan manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing. Jadikan Jamnas XII 2026 sebagai pijakan untuk berani berkarya, berani berprestasi, dan menjadi generasi hebat Indonesia,” pesan Bupati yang membuat para orang tua terharu.
Pelepasan Resmi dan Doa Bersama ✅
Di akhir sambutan, Sekda Wowiling secara resmi melepas Kontingen Kwarcab Minahasa Utara. Seluruh hadirin menyatukan doa untuk keselamatan dan keberhasilan para peserta.
“Selamat mengikuti Jambore Nasional XII 2026. Semoga Tuhan Yang Maha Esa menyertai, memberikan kesehatan, keselamatan, dan keberhasilan hingga kembali ke Minahasa Utara,” tutup Sekda dengan penuh haru.
Suasana semakin mengharu biru ketika para orang tua melepas kepergian anak-anak mereka dengan pelukan erat dan doa yang dipanjatkan dalam hening.
10 Hari Penuh Pengalaman Berharga ✅
Selama 10 hari kegiatan di Cibubur dengan cuaca yang diperkirakan panas terik, para peserta diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan, disiplin mengikuti arahan, dan menjadikan setiap kegiatan sebagai pengalaman berharga.
Mereka juga diimbau untuk menjalin persahabatan dengan Pramuka dari berbagai daerah, bertukar budaya, dan membawa pulang ilmu serta pengalaman yang kelak bisa diterapkan di daerah masing-masing.
Momen Bersejarah bagi Minahasa Utara ✅
Keikutsertaan kontingen Minahasa Utara dalam Jamnas XII 2026 bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momen bersejarah yang akan dikenang sepanjang masa.
Kabupaten Minahasa Utara, dengan segala keterbatasan dan semangat gotong royong, kembali membuktikan bahwa pembinaan generasi muda adalah prioritas utama.
Mereka pergi dengan membawa mimpi, harapan, dan doa seluruh masyarakat Minahasa Utara. Dan mereka akan kembali dengan membawa pengalaman, ilmu, dan prestasi yang membanggakan.
Selamat berjuang, Pramuka Minahasa Utara! Kibarkan nama Bumi Nyiur Melambai di Cibubur! ***