Scroll untuk baca artikel
ManadoNews

KODAERAL VIII Sigap dalam Pencarian dan Evakuasi Korban Tenggelam di Teluk Manado: Aksi Cepat Tanggap dalam Menghadapi Musibah

179
×

KODAERAL VIII Sigap dalam Pencarian dan Evakuasi Korban Tenggelam di Teluk Manado: Aksi Cepat Tanggap dalam Menghadapi Musibah

Sebarkan artikel ini

Jendelasulut.com — Sebuah tragedi menimpa Teluk Manado ketika dua orang dilaporkan tenggelam akibat kecelakaan jetski. Komando Daerah Angkatan Laut (KODAERAL) VIII dengan sigap mengerahkan personelnya untuk bergabung dalam operasi pencarian dan evakuasi korban. Selasa, 4/11/2025.

Dankodaeral VIII, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., secara langsung menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dengan tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud Polda Sulut, BPBD, Bakamla Zona Tengah, serta para relawan masyarakat. Sinergi yang solid ini menjadi kunci dalam mempercepat proses pencarian.

“Kami menerima laporan dari masyarakat mengenai kejadian ini dan segera merespon dengan mengirimkan tim terbaik kami. Prioritas utama kami adalah menemukan korban secepat mungkin,” ujar seorang perwakilan dari KODAERAL VIII di lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan bergerak cepat dengan menggunakan perahu karet dan peralatan selam untuk menyisir area perairan di sekitar lokasi kejadian. Prajurit KODAERAL VIII juga turut serta dalam pengamanan area pantai untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan aman.

Setelah upaya pencarian intensif, tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua korban dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari kerja sama yang erat antara KODAERAL VIII dan seluruh elemen SAR yang terlibat. “Kami sangat mengapresiasi respon cepat dan profesionalisme dari KODAERAL VIII. Kolaborasi seperti ini sangat penting dalam penanganan situasi darurat,” kata seorang koordinator dari Basarnas.

KODAERAL VIII menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di air. KODAERAL VIII mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan keselamatan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *