Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Komitmen Bupati Joune Ganda dan Wabup Kevin Lotulung, Pemkab Minut Gelar Sosialisasi Profil Gender dan Anak

91
×

Komitmen Bupati Joune Ganda dan Wabup Kevin Lotulung, Pemkab Minut Gelar Sosialisasi Profil Gender dan Anak

Sebarkan artikel ini

Airmadidi, jendelasulut.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar Sosialisasi Penyusunan Profil Gender dan Anak Kewenangan Kabupaten/Kota Tahun 2026 di Aula Lantai 3 Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini menjadi penegasan komitmen kepemimpinan Bupati Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si. bersama Wakil Bupati Kevin William Lotulung, SH., MH. dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan responsif gender.

Sosialisasi resmi dibuka oleh Kepala Dinas DP3A Minut, Frederik Tulengkey, SH., mewakili Bupati Minahasa Utara. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Kabid Data dan Informasi Gender dan Anak DP3A Provinsi Sulut, Jimi J. Pinangkaan, S.E., M.Si., serta perwakilan BPS Kabupaten Minahasa Utara, Raymon Engelbert Kodoati, S.E., M.Si. Materi difokuskan pada pengelolaan data gender dan anak, mulai dari perencanaan, pengumpulan, pengolahan, analisis, hingga pemanfaatannya untuk mendukung kebijakan pembangunan.

Ketua Panitia sekaligus Kabid Data Gender DP3A Minut, Tien Maksiri, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, Perpres Satu Data Indonesia, Permen PPPA, serta APBD Minut 2026. “Tujuan kami meningkatkan kapasitas SDM dalam statistik sektoral dan memastikan seluruh perangkat daerah memahami pentingnya data sebagai dasar kebijakan yang berpihak pada perempuan dan anak,” ujar Tien. Kegiatan ini diikuti seluruh OPD, rumah sakit, puskesmas, dan instansi terkait dengan anggaran pelaksanaan Rp12 juta yang bersumber dari DPA DP3A Minut.

Dalam sambutan yang dibacakan Frederik Tulengkey, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa penyusunan profil ini bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan fondasi utama pembangunan daerah. “Tanpa data yang akurat, kebijakan tidak akan tepat sasaran. Profil ini menjadi instrumen penting agar setiap program pemerintah memberi manfaat nyata bagi perempuan, anak, dan seluruh masyarakat,” tegasnya.

Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiasi kegiatan ini dan menyoroti pentingnya data yang akurat, akuntabel, dan terpilah di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hingga akses layanan publik. Menurutnya, data berkualitas adalah fondasi pembangunan yang adil, setara, dan inklusif, sekaligus bagian dari komitmen Minut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya kesetaraan gender dan penghapusan diskriminasi terhadap perempuan dan anak.

Bupati Joune Ganda juga menyoroti komitmen nyata Pemkab Minut terhadap kesetaraan gender. “Di Kabupaten Minahasa Utara, jabatan tidak ditentukan jenis kelamin. Yang diutamakan adalah kemampuan, integritas, dan profesionalisme. Banyaknya perempuan di posisi strategis adalah bukti nyata pemerintah memberi ruang setara untuk berkarya dan mengabdi,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh OPD untuk membangun komitmen bersama menyediakan data yang berkualitas. “Profil Gender dan Anak bukan hanya kewajiban administrasi. Tanpa data valid, kebijakan tidak akan tepat sasaran. Mari pastikan setiap program pemerintah benar-benar bermanfaat bagi perempuan, anak, dan seluruh masyarakat Minut,” demikian pesan Bupati Joune Ganda.

Pemkab Minahasa Utara berharap melalui sosialisasi ini sinergi lintas sektor semakin kuat demi terwujudnya Satu Data Gender dan Anak yang mendukung lahirnya kebijakan berkeadilan serta meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak.

Editor: Rukminto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *