Scroll untuk baca artikel
HUKRIMKomisi Pemberantasan KorupsiNews

KPK Sita 22 Kendaraan dalam OTT yang Menjerat Wakil Menteri Ketenagakerjaan

139
×

KPK Sita 22 Kendaraan dalam OTT yang Menjerat Wakil Menteri Ketenagakerjaan

Sebarkan artikel ini

Jendelasulut.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas tindak pidana korupsi di tanah air. Dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Jakarta pada Kamis, 21 Agustus 2025, KPK berhasil menjerat Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, yang lebih dikenal dengan nama Noel.

Sebagai bagian dari operasi tersebut, tim penyidik KPK menyita total 22 kendaraan yang terdiri dari 15 unit mobil dan 7 unit motor. “Tim telah mengamankan barang bukti kendaraan, yaitu 15 roda empat dan 7 kendaraan roda dua,” ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Dilansir dari berbagai sumber, puluhan kendaraan sitaan tersebut dipamerkan di depan Gedung Merah Putih hingga area parkir belakang gedung KPK. Di antara kendaraan yang disita, terdapat sejumlah mobil mewah seperti Toyota Corolla Cross, Nissan GT-R, Hyundai Palisade, Suzuki Jimny, Honda CR-V, Jeep, Toyota Hilux, Mitsubishi Xpander, Hyundai Stargazer, CR-V, dan BMW 330i. Sementara itu, koleksi motor yang disita meliputi Ducati Scrambler, Ducati Hypermotard 950, Ducati Xdiavel, dan beberapa unit Vespa.

Sebelumnya, pada Rabu malam (20/8/2025), KPK telah menangkap 10 orang dalam serangkaian OTT di Jakarta, termasuk Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menjelaskan bahwa selain kendaraan, KPK juga menyita sejumlah uang tunai. Diduga, OTT ini terkait dengan kasus pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan yang sedang mengurus sertifikasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di Kementerian Ketenagakerjaan.

“OTT ini terkait dengan pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3,” tegas Fitroh.

Saat ini, Immanuel Ebenezer alias Noel sedang menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Noel dan 10 orang lainnya yang turut diamankan dalam operasi tersebut. Publik menanti perkembangan lebih lanjut dari kasus ini, yang menjadi bukti komitmen KPK dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *