MINUT, JENDELASULUT.COM — Di tengah penghujung tahun yang sarat makna, kepemimpinan Bupati Minahasa Utara, Dr.(Cand) Joune James Esau Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, SH., MH., (JG-KWL), di Minahasa Utara bersinar bagai pelita harapan. Santunan dana duka yang diberikan kepada 721 ahli waris adalah cerminan ketulusan dan kepedulian pemerintah bagi warganya yang tengah berduka.
Dalam pernyataan yang disampaikan kepada media pada hari Rabu, 31 Desember 2025, Bupati Joune Ganda dengan tulus menyatakan, “Pemerintah hadir sebagai yang terdepan dalam setiap fase kehidupan masyarakat, terutama di saat-saat duka. Dana bantuan ini adalah bentuk nyata dari tanggung jawab negara dan ungkapan empati kita bersama.”
Sang nahkoda Minahasa Utara itu menegaskan, program dana duka adalah bagian tak terpisahkan dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial yang merata bagi seluruh warga. “Sejak awal kepemimpinan kami bersama Wakil Bupati KWL, perhatian terhadap dana duka selalu menjadi prioritas, disalurkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kondisi keuangan daerah,” ujarnya dengan nada penuh harap, agar dana tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima.
Dari balik meja birokrasi, Kepala BKAD Minahasa Utara, Carla Sigarlaki, turut membenarkan kabar baik ini. “Penyaluran dana duka tahap ketiga tahun 2025 telah terlaksana sesuai mekanisme dan aturan yang digariskan,” ungkapnya.
Carla menambahkan, dana bantuan tersebut telah ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima. “Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp2.163.000.000, diperuntukkan bagi 721 ahli waris yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Seluruh proses telah melalui verifikasi yang ketat dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” jelasnya dengan lugas.
Lebih lanjut, Carla menuturkan bahwa ketepatan sasaran dan transparansi menjadi perhatian utama pemerintah daerah, demi memastikan bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang berhak. Program dana duka ini, menurutnya, semakin mempertegas peran pemerintah daerah sebagai representasi negara dalam menjamin kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan tuntasnya penyaluran dana duka tahap ketiga ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menutup tahun 2025 dengan semangat kebersamaan dan empati. Mari kita songsong tahun 2026 dengan harapan baru, optimisme, dan rasa syukur yang mendalam,” pungkas Karla, menutup lembaran tahun dengan untaian kata penuh makna.