Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Pemkab Minahasa Utara Genjot Reformasi Birokrasi Melalui Profiling ASN, Gandeng BKN Regional XI Manado

253
×

Pemkab Minahasa Utara Genjot Reformasi Birokrasi Melalui Profiling ASN, Gandeng BKN Regional XI Manado

Sebarkan artikel ini

Jendelasulut.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung terus menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang efektif dan efisien. Sebagai wujud keseriusan tersebut, Pemkab Minut menggelar kegiatan Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) yang melibatkan ratusan ASN di lingkungan Pemkab Minut. Acara ini berlangsung selama empat hari, dimulai pada Jumat (07/11/2025), bertempat di SMA Negeri 1 Airmadidi.

Kegiatan ProASN ini menjadi langkah strategis Pemkab Minut dalam memetakan secara komprehensif potensi dan kompetensi seluruh ASN. Data yang terkumpul akan diintegrasikan ke dalam sistem Manajemen Talenta nasional, sehingga dapat menjadi dasar yang kuat dalam pengembangan karier, penempatan posisi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemkab Minut.

Muh. Khalik Laledak, Asesor Muda dari BKN Regional XI Manado, yang turut hadir sebagai narasumber, menjelaskan bahwa ProASN merupakan metode assessment yang bertujuan untuk menggali potensi dan kompetensi ASN secara mendalam. “Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai potensi dan kompetensi yang dimiliki oleh setiap pegawai di Minahasa Utara. Hasil dari profiling ini akan menjadi input penting dalam sistem manajemen talenta, yang pada akhirnya akan mendukung pengembangan karier ASN yang bersangkutan,” jelas Khalik.

Lebih lanjut, Khalik menerangkan bahwa kegiatan Profiling ASN ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dengan kuota yang telah ditentukan oleh BKN untuk masing-masing instansi. ProASN mengukur empat aspek utama yang sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan ASN di era modern:

1. Manajerial dan Sosial Kultural: Aspek ini menilai kemampuan ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan level jabatan yang diemban, serta kemampuan beradaptasi dan berinteraksi dalam lingkungan kerja yang beragam.

2. Literasi Digital: Mengukur kemampuan ASN dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pekerjaan sehari-hari, mengingat tuntutan era digital yang semakin tinggi.
3. Potensi: Aspek ini menggali karakter dan kepribadian ASN, termasuk kemampuan berpikir kritis, problem solving, serta potensi kepemimpinan.

4. Prevansi Karier: Mengidentifikasi minat dan preferensi karier ASN, apakah lebih condong ke bidang pelayanan publik atau administrasi, sehingga dapat dilakukan penempatan yang sesuai dengan passion masing-masing.

Khalik juga mengapresiasi inisiatif Pemkab Minut yang menyelenggarakan ProASN secara mandiri, sehingga memiliki fleksibilitas dalam mengatur jadwal pelaksanaan. “Kami dari tim BKN Regional XI Manado akan terus memberikan pendampingan dan pengawasan selama proses kegiatan berlangsung, untuk memastikan kualitas dan validitas data yang dihasilkan,” tegasnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Minahasa Utara, Johanes Obe Katuuk, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan BKN Regional XI Manado dalam pelaksanaan ProASN ini. “Kami sangat bersyukur kepada Tuhan, sehingga kegiatan ProASN ini dapat terlaksana dengan baik di Minahasa Utara. Kami juga berterima kasih kepada BKN Regional XI Manado atas dukungan dan pendampingannya,” ujar Johanes.

Johanes menjelaskan bahwa pada hari pertama pelaksanaan, ProASN dibagi menjadi dua sesi, dengan total 130 ASN yang mengikuti. “Sesi kedua bahkan lebih ‘seksi’ karena diikuti oleh seluruh Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama eselon dua di Kabupaten Minahasa Utara,” imbuhnya.

Total ASN yang akan di-profiling secara gratis oleh BKN mencapai 487 orang. Prioritas utama diberikan kepada jabatan struktural, namun jika kuota memungkinkan, Pemkab Minut akan melibatkan pegawai fungsional hingga pelaksana. “Mumpung ada kesempatan emas yang diberikan secara gratis oleh BKN, kami akan memanfaatkannya sebaik mungkin untuk memajukan kualitas ASN di Minahasa Utara,” pungkas Johanes.

Kegiatan ProASN ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Pemkab Minut dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Dengan data profil ASN yang akurat dan komprehensif, Pemkab Minut akan memiliki roadmap yang jelas dalam mengembangkan potensi SDM, melakukan penataan organisasi yang efektif, serta meningkatkan kinerja pemerintahan secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *