Scroll untuk baca artikel
Manado

Pjs. Wali Kota Manado Tekankan Pentingnya Kerjasama Atasi Dampak Cuaca Ekstrim

9154
×

Pjs. Wali Kota Manado Tekankan Pentingnya Kerjasama Atasi Dampak Cuaca Ekstrim

Sebarkan artikel ini

Jendelasulut.com, MANADO — Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar rapat koordinasi (rakor) pasca cuaca ekstrim yang melanda Kota Manado, khususnya Kecamatan Malalayang. Rapat ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Pjs.) Wali Kota Manado, Bapak Clay Dondokambey, S.STP., M.A.P., didampingi Asisten Setda Kota Manado, Julises Oehlers, SH dan Asisten II Setda Kota Manado, Atto Bulo, SH, MM. Rabu, (2/10)

Rakor ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai perangkat daerah terkait, termasuk Dinas PU, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Dinas Perkim, dan Dinas Sosial. Selain itu, 11 camat dari seluruh wilayah Kota Manado juga hadir dalam rakor ini.

Pjs. Wali Kota Manado meminta penjelasan dari setiap perangkat daerah dan perwakilan camat terkait keterlibatan mereka dalam menanggapi dampak cuaca ekstrim yang terjadi pada tanggal 1 Oktober 2024.

Kepala Dinas PU, Johny Suwu, ST, menjelaskan bahwa dampak utama dari cuaca ekstrim di Kecamatan Malalayang adalah genangan air di beberapa titik. Hal ini disebabkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi dan kapasitas saluran air yang tidak memadai. Untuk mengatasi masalah ini, Dinas PU akan terus berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) 1.2 Provinsi Sulawesi Utara.

Pjs. Wali Kota Manado menekankan beberapa poin penting dalam penanganan pasca cuaca ekstrim:

– Peningkatan komunikasi dan koordinasi: Penting bagi semua pihak untuk terus berkomunikasi dan berkoordinasi baik di tingkat internal maupun eksternal.

– Tindak lanjut konkret: Semua pihak diminta untuk segera menindaklanjuti langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi dampak cuaca ekstrim.

– Kerjasama antar instansi: Pjs. Wali Kota menekankan pentingnya kerjasama yang baik antar instansi terkait.

– Edukasi masyarakat: Penting untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

– Penanganan genangan di Unsrat: Pjs. Wali Kota meminta agar genangan air di sekitar Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) segera ditindaklanjuti karena berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.

Rakor ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam penanganan pasca cuaca ekstrim di Kota Manado. Dengan koordinasi dan kerjasama yang baik antar instansi, diharapkan dampak negatif dari cuaca ekstrim dapat diminimalisir dan masyarakat dapat terlindungi dengan baik.

(Red/js)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *