Minahasa Utara, jendelasulut com — Puskesmas Mubune Likupang Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menggelar rangkaian kegiatan dan pelayanan kesehatan yang komprehensif pada Senin, 29 Juni 2026. Mulai dari pelayanan di dalam gedung hingga berbagai giat di lapangan, seluruh aktivitas ini merupakan wujud nyata dari program unggulan #MPHC (Masyarakat Produktif Hidup Ceria) serta motto #MelayanidenganSETIA yang diusung oleh Dinas Kesehatan Minahasa Utara (#DinkesMinut) dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (#PemkabMinut).
Pelayanan Kesehatan Dalam Gedung yang Optimal
Sejak pagi hari, suasana Puskesmas Mubune terlihat sibuk namun tertib. Rangkaian kegiatan dimulai dengan Apel Pagi yang diikuti oleh seluruh staf, sebagai bentuk penyegaran dan penguatan semangat pelayanan sebelum melayani masyarakat. Apel ini menjadi momen penting untuk mengoordinasikan tugas dan memastikan kesiapan seluruh unit pelayanan.
Pelayanan kesehatan di dalam gedung pun berjalan maksimal. Masyarakat yang datang dapat mengakses berbagai layanan, mulai dari Pelayanan Poli Umum untuk pemeriksaan kesehatan umum dan konsultasi, Pelayanan Poli Gigi untuk perawatan kesehatan gigi dan mulut, hingga Pelayanan Poli KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) yang fokus pada pemeriksaan ibu hamil, bayi, dan balita.
Tak ketinggalan, Pelayanan Lansia juga tersedia untuk memastikan kesehatan kelompok usia lanjut terus terpantau. Layanan Laboratorium pun beroperasi untuk menunjang diagnosa medis, didukung oleh Pelayanan IGD (Instalasi Gawat Darurat) yang siaga 24 jam menangani kasus-kasus kegawatdaruratan. Selain itu, Farmasi melayani penebusan resep obat, sementara Pelayanan Administrasi Kesehatan memastikan seluruh proses administrasi pasien berjalan dengan lancar dan tertib.
Rapat Koordinasi dan Tugas Penunjang Lainnya
Di sela-sela kesibukan melayani pasien, jajaran Puskesmas Mubune juga melaksanakan Pertemuan Rutin Penanggung Jawab (PJ) Program Penyakit Tidak Menular (PTM) . Pertemuan ini menjadi wadah evaluasi dan koordinasi terkait upaya pencegahan serta pengendalian penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Selain itu, perwakilan staf Puskesmas Mubune juga melaksanakan Kegiatan Desk Pendataan Jabatan Pelaksana yang berlangsung di BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) . Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya administrasi kepegawaian untuk memastikan tertibnya data dan manajemen jabatan di lingkungan pemerintah daerah.
Giat Imunisasi dan Penanganan Kasus Campak di Desa Gangga 1
Tak hanya berfokus pada layanan di dalam gedung, Puskesmas Mubune juga bergerak aktif ke tengah masyarakat. Pelayanan Imunisasi rutin diberikan di Puskesmas untuk melindungi anak-anak dari berbagai penyakit berbahaya.
Di sisi lain, sebuah giat lapangan skala besar dilakukan di Desa Gangga 1. Tim kesehatan Puskesmas Mubune melaksanakan Investigasi Kasus Campak, Sweeping Imunisasi, serta Fogging secara serentak. Langkah ini merupakan respons cepat untuk mencegah meluasnya penularan penyakit campak yang dapat berakibat fatal, terutama pada anak-anak. Kegiatan sweeping dilakukan dengan penelusuran langsung ke rumah-rumah warga untuk memastikan tidak ada anak yang terlewat mendapatkan imunisasi. Sementara itu, fogging dilaksanakan untuk mengendalikan populasi nyamuk yang berpotensi menjadi vektor penularan penyakit.
Dengan semangat #MelayanidenganSETIA—yang merupakan akronim dari Senyum, Empati, Tanggap, Inisiatif, dan Andal—Puskesmas Mubune Likupang Barat terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang tersedia dan turut aktif dalam menjaga kesehatan diri serta keluarga.
——– Penulis: Rinto