Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Sinergi OPD dan Puskesmas, Pemkab Minut Siap Maksimalkan Anggaran untuk Kesejahteraan Masyarakat

675
×

Sinergi OPD dan Puskesmas, Pemkab Minut Siap Maksimalkan Anggaran untuk Kesejahteraan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Minahasa Utara, jendelasulut.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Sekretariat Daerah secara resmi menggelar Rapat Pemantapan Penggunaan Aplikasi EPRA (Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran) Online Versi 1.0 Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2026, pada Senin, 29 Juni 2026. Bertempat di Ruang Rapat Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kompleks Kantor Bupati Minahasa Utara, Saronsong I – Airmadidi, rapat yang dimulai pukul 10.00 WITA ini dihadiri oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah (OPD) serta jajaran terkait.

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari komitmen kuat Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik. Bupati secara langsung memimpin rapat yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Minahasa Utara. Kehadiran para pemangku kepentingan di bidang kesehatan ini menjadi bukti nyata bahwa pengawasan anggaran tidak hanya menyasar aspek administratif, tetapi juga dampak pelayanan publik di lini terdepan.

EPRA Online: Instrumen Digital untuk Pengawasan Anggaran yang Akurat

Aplikasi EPRA Online Versi 1.0 merupakan sistem digital berbasis web yang dirancang khusus untuk mempermudah proses pemantauan, evaluasi, dan pelaporan realisasi anggaran secara sistematis, akurat, dan transparan. Inovasi ini menjadi instrumen strategis bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam memastikan setiap rupiah anggaran daerah dikelola secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Sekda Minahasa Utara, Novly G. Wowiling, menegaskan bahwa aplikasi EPRA bukan sekadar alat pelaporan, melainkan sarana pengendalian yang memungkinkan pemerintah daerah mendeteksi secara dini potensi hambatan dalam penyerapan anggaran. “Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara-cara lama. Digitalisasi pengawasan anggaran adalah keniscayaan agar kita bisa bergerak cepat, tepat, dan akuntabel. Rakyat berhak mengetahui bagaimana uang negara digunakan untuk kesejahteraan mereka,” ujarnya dengan tegas.

Pembahasan Mendalam dan Sinkronisasi Data Antar-OPD

Rapat pemantapan ini menjadi forum diskusi konstruktif yang membahas berbagai aspek teknis implementasi aplikasi EPRA. Beberapa poin utama yang menjadi perhatian antara lain:

1. Sinkronisasi Data Perangkat Daerah — Memastikan keselarasan data antara seluruh OPD agar sistem pelaporan terintegrasi dan tidak terjadi duplikasi atau ketidaksesuaian informasi.

2. Peningkatan Kualitas Input Laporan — Memberikan pemahaman mendalam kepada operator dan pengguna aplikasi mengenai standar pengisian data yang benar agar laporan yang dihasilkan berkualitas tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan.

3. Penguatan Koordinasi Antar-OPD — Membangun komunikasi dan kolaborasi yang solid antar perangkat daerah dalam mendukung sistem pelaporan yang terintegrasi, sehingga tidak terjadi kesenjangan informasi antara satu instansi dengan instansi lainnya.

Sekda Novly G. Wowiling juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan koordinasi yang solid agar tidak terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan program dan kegiatan. “Setiap kendala yang muncul di lapangan harus segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama. Jangan sampai anggaran yang sudah dialokasikan tidak terserap dengan optimal karena hambatan koordinasi,” tegasnya.

Komitmen Menuju Penyerapan Anggaran yang Optimal

Rapat ini juga menjadi bagian dari evaluasi berkala yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk mengecek progres penyerapan anggaran belanja daerah, baik belanja langsung maupun tidak langsung. Dengan pengawasan yang ketat melalui aplikasi EPRA, realisasi anggaran diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kabupaten Minahasa Utara.

Sebelumnya, dalam berbagai forum evaluasi, Bupati Joune J.E Ganda telah berulang kali menegaskan pentingnya percepatan penyerapan anggaran, khususnya untuk program-program prioritas yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat, seperti bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur dasar, dan pemberdayaan ekonomi.

Dampak dan Harapan bagi Masyarakat Minahasa Utara

Kegiatan ini menegaskan keseriusan kepemimpinan Kabupaten Minahasa Utara dalam mengawal anggaran daerah dengan melibatkan seluruh elemen pemerintahan, termasuk Dinas Kesehatan dan Puskesmas. Langkah ini diharapkan mampu memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan dampak nyata dan manfaat optimal bagi masyarakat.

Dengan implementasi Aplikasi EPRA Online Versi 1.0 yang lebih matang, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara optimistis dapat mewujudkan tata kelola keuangan yang semakin transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan publik. Rapat pemantapan ini menjadi salah satu wujud nyata bahwa pemerintahan daerah terus bergerak maju menuju birokrasi yang modern, bersih, dan melayani.

Masyarakat Kabupaten Minahasa Utara pun diharapkan turut memantau dan mendukung upaya pemerintah dalam mengelola anggaran secara bertanggung jawab, karena pada akhirnya, pengelolaan keuangan yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan bersama.

——- Penulis: Rinto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *