MINUT, JENDELASULUT.COM — Dalam upaya memberikan akses kesehatan yang merata dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, Puskesmas Mubune, Kecamatan Likupang Barat, menggelar rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung dua aspek penting: pelayanan kesehatan dasar di dalam gedung serta kesiapsiagaan kesehatan masyarakat di momen mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 21 Maret 2026 ini menjadi sorotan publik karena menggambarkan komitmen nyata tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan prima, baik di wilayah kerja puskesmas maupun hingga ke titik-titik strategis di luar kecamatan.
✅ Pelayanan Kesehatan dalam Gedung: Komitmen Layanan Primer yang Tak Pernah Padam
Di lingkungan Puskesmas Mubune sendiri, layanan kesehatan dalam gedung berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Masyarakat yang datang tampak dilayani oleh petugas kesehatan yang siaga mulai dari poli umum, poli gigi, layanan ibu dan anak (KIA), hingga pemeriksaan penunjang seperti laboratorium sederhana.
Kepala Puskesmas Mubune, dr. Diana Catoline dalam keterangannya, kepada jendelasulut com, menyampaikan bahwa meskipun fokus pelayanan sedang diarahkan pula pada pengamanan mudik, pihaknya tetap memastikan masyarakat di wilayah Likupang Barat tidak kehilangan akses terhadap layanan kesehatan rutin.
“Kami ingin masyarakat tetap merasa aman. Layanan dalam gedung tetap berjalan maksimal sambil kami turut mengerahkan tim untuk siaga di pos-pos kesehatan,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Salah satu warga, Ibu Maria (34), mengaku terbantu dengan konsistensi layanan puskesmas. “Saya kontrol kehamilan. Alhamdulillah, petugasnya ramah dan tidak mengurangi pelayanan meskipun sedang sibuk dengan persiapan posko Lebaran,” tuturnya.
✅ P3K Pos Pelayanan Idul Fitri di Desa Maen: Siaga Kesehatan di Tengah Arus Mudik
Tak hanya fokus pada layanan di dalam gedung, Puskesmas Mubune juga mengerahkan tim khusus untuk mendirikan Pos Pelayanan Kesehatan (Posyan) dengan fasilitas Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dalam rangka Hari Raya Idul Fitri yang berlokasi di Desa Maen, Kecamatan Likupang Timur.
Desa Maen dipilih sebagai titik strategis mengingat wilayah tersebut merupakan salah satu jalur yang cukup padat dilintasi pemudik, baik yang menuju kawasan pesisir maupun yang akan beraktivitas di sekitar Likupang Timur. Pos yang didirikan sejak pagi hari ini dilengkapi dengan obat-obatan esensial, tandu, alat pemeriksaan tekanan darah, serta tenaga medis yang siap siaga 24 jam secara bergiliran.
Tim medis yang bertugas menyebutkan bahwa kehadiran pos ini tidak hanya untuk menangani kecelakaan lalu lintas, tetapi juga untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi pemudik yang mengalami kelelahan, gangguan pencernaan, hipertensi, hingga kondisi darurat lainnya.
“Kami siaga penuh. Apalagi cuaca di wilayah pesisir cukup terik, potensi dehidrasi dan kelelahan pada pemudik cukup tinggi. Kami hadir untuk memastikan perjalanan mudik dan perayaan Idul Fitri warga berjalan sehat dan lancar,” ungkap salah satu petugas yang bertugas di Pos P3K Desa Maen.
✅ Sinergi untuk Kesehatan Masyarakat
Kegiatan yang berlangsung serentak ini merupakan wujud nyata dari visi Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara (Dinkes Minut) dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.
Tak hanya menjadi bentuk kesiapsiagaan menghadapi lonjakan kebutuhan kesehatan saat Idul Fitri, rangkaian kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan tidak mengenal jeda, baik di puskesmas maupun di tengah hiruk-pikuk arus mudik.
Dengan semangat #MelayanidenganSETIA, Puskesmas Mubune bersama jajaran kesehatan terus bergerak, memastikan bahwa setiap warga—baik yang tinggal di sekitar wilayah Likupang Barat maupun yang sedang dalam perjalanan mudik—mendapatkan haknya atas pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan humanis. (*)