Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Puskesmas Mubune Likupang Barat Gelar Layanan Kesehatan Lengkap, Sentuh Masyarakat Hingga Posyandu ILP Desa Serei

136
×

Puskesmas Mubune Likupang Barat Gelar Layanan Kesehatan Lengkap, Sentuh Masyarakat Hingga Posyandu ILP Desa Serei

Sebarkan artikel ini

Minahasa Utara, jendelasulut.com — Dalam upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas, Puskesmas Mubune, Kecamatan Likupang Barat, kembali menunjukkan komitmennya. Hari ini, Senin (15/6/2026), seluruh jajaran puskesmas bergerak aktif melayani masyarakat baik di dalam gedung maupun melalui jangkauan langsung ke desa. Kegiatan ini menjadi perhatian publik karena menyuguhkan layanan lengkap sekaligus bentuk nyata dari tagline #MelayanidenganSETIA.

Suasana apel pagi menjadi pembuka rangkaian kegiatan. Seluruh tenaga kesehatan berdiri khidmat, menerima arahan dari kepala puskesmas. Apel ini bukan sekadar formalitas, melainkan momentum penguatan semangat dan pengecekan kesiapan layanan. “Kami pastikan setiap poli siap melayani, obat tersedia, dan administrasi berjalan lancar. Masyarakat yang datang hari ini harus pulang dengan senyum dan kesehatan yang lebih baik,” ujar salah satu petugas.

Memasuki pukul 08.00, pelayanan dalam gedung berlangsung serentak. Di Poli Umum, antrean pasien dengan keluhan ringan hingga kronis ditangani secara cepat dan ramah. Sementara itu, Poli Gigi sibuk dengan pasien yang datang untuk konsultasi, tambal gigi, hingga pencabutan. Layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) tak kalah ramai; ibu hamil dan balita mendapat pemeriksaan rutin, imunisasi, serta edukasi gizi.

Tidak hanya itu, perhatian khusus diberikan kepada warga lanjut usia melalui Pelayanan Lansia. Para kakek-nenek diperiksa tekanan darah, kadar gula, serta diberikan konseling penyakit degeneratif. “Saya rutin ke sini, pelayanannya ramah dan teratur. Obat gratis, tidak perlu ke mana-mana,” ujar Yuliana (68), warga setempat.

Di ruang lain, Pelayanan Laboratorium beroperasi penuh. Darah, urine, hingga pemeriksaan dahak untuk skrining TBC dilakukan dengan prosedur steril dan hasil yang cepat. Sementara IGD (Instalasi Gawat Darurat) siaga 24 jam, meski hari itu tidak ada kondisi genting, tim tetap waspada.

Titik penting lainnya adalah Farmasi dan Pelayanan Administrasi Kesehatan. Antrean tertib di loket farmasi menunjukkan tingginya kebutuhan obat-obatan, sementara bagian administrasi membantu pengurusan BPJS, rujukan, hingga pencatatan data pasien.

Tak cukup sampai di gedung, Puskesmas Mubune juga menggelar Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) di Desa Serei. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya menunggu, tetapi juga mendatangi masyarakat. Warga desa tampak antusias membawa anak balita, ibu hamil, dan lansia. Pemeriksaan berat badan, tinggi badan, imunisasi, serta pemberian vitamin A berlangsung hangat di balai desa. Para kader posyandu turut dilibatkan, memperkuat gerakan kesehatan dari tingkat akar rumput.

Kepala Puskesmas Mubune, dr. Diana Carolinedalam keterangannya kepada jendelasulut.com, menegaskan, “Hari ini kami menunjukkan bahwa puskesmas hadir untuk semua. Dari apel pagi, layanan poli, hingga posyandu di desa, semua kami lakukan dengan setia. Kami ingin masyarakat Merauke (red: Likupang Barat) sehat, produktif, dan bahagia.”

Kegiatan yang berlangsung hingga sore itu ditutup dengan evaluasi singkat. Data sementara mencatat lebih dari 120 pasien di layanan dalam gedung dan 70 peserta posyandu di Desa Serei. Layanan gratis, ramah, dan cepat menjadi kesan dominan dari warga.

Dengan semangat #MPHC, #MelayanidenganSETIA, #DinkesMinut, dan #pemkabminut, Puskesmas Mubune berkomitmen menjadikan pelayanan kesehatan sebagai prioritas utama. Ini adalah potret nyata bahwa kesehatan adalah hak semua, dan puskesmas adalah garda terdepannya.

Rinto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *