LIKUPANG, jendelasulut.com — Puskesmas Mubune, Kecamatan Likupang Barat, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan menyeluruh kepada masyarakat. Pada Senin (10/8), berbagai kegiatan pelayanan kesehatan digelar serentak, mulai dari layanan di dalam gedung, posyandu di desa, hingga dukungan kesehatan bagi petugas pengibar bendera (Paskibra).
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi seluruh staf Puskesmas Mubune sebagai bentuk kesiapsiagaan dan koordinasi sebelum melayani masyarakat. Setelah apel, berbagai layanan kesehatan di dalam gedung pun dibuka serentak. Pelayanan dalam gedung yang menjadi tulang punggung kegiatan hari itu meliputi:
· Poli Umum: pemeriksaan kesehatan umum dan konsultasi dengan dokter.
· Poli Gigi: pemeriksaan dan perawatan kesehatan gigi dan mulut.
· Poli KIA (Kesehatan Ibu dan Anak): pemantauan kesehatan ibu hamil, konsultasi KB, imunisasi, dan pelayanan tumbuh kembang anak.
· Pelayanan Lansia: pemantauan kesehatan khusus bagi warga usia lanjut.
· Pelayanan Laboratorium: berbagai pemeriksaan penunjang untuk mendukung diagnosis penyakit secara cepat dan akurat.
· IGD (Instalasi Gawat Darurat): siaga menangani kasus-kasus kegawatdaruratan.
· Farmasi: penyediaan obat-obatan yang berkualitas.
· Pelayanan Administrasi Kesehatan: pengurusan pendaftaran dan administrasi pasien.
Tak hanya di dalam gedung, Puskesmas Mubune juga menggiatkan pelayanan kesehatan di luar gedung yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya adalah pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Bahoi. Posyandu yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak ini memberikan layanan seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, serta penyuluhan kesehatan.
Sejalan dengan program nasional di bulan Agustus, Puskesmas Mubune juga melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di MI Munte dan SD Bahoi. BIAS bertujuan memberikan imunisasi lanjutan (booster) kepada anak-anak usia sekolah dasar untuk meningkatkan kekebalan terhadap penyakit berbahaya seperti campak dan rubella. Sementara itu, CKG merupakan pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk mendeteksi masalah kesehatan sejak dini.
Di sisi lain, Puskesmas Mubune juga menerjunkan tim khusus untuk menyediakan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) bagi para petugas Paskibra Kecamatan Likupang Barat. Langkah ini memastikan kesehatan dan keselamatan para petugas pengibar bendera selama menjalankan tugas.
Kepala Puskesmas Mubune, dr. Diana Caroline, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen puskesmas untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dengan semangat “Melayani dengan SETIA” (Santun, Empati, Tanggap, Inovatif, dan Andal) serta dukungan dari program Mobile Public Health Center (MPHC) Dinas Kesehatan Minahasa Utara, Puskesmas Mubune bertekad untuk terus mendekatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas hingga ke pelosok desa.