Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Santunan Duka Cashless: Bupati Minut Klik Transfer Wujudkan Digitalisasi Kepedulian Sosial

308
×

Santunan Duka Cashless: Bupati Minut Klik Transfer Wujudkan Digitalisasi Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini

Minahasa Utara — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali membuktikan komitmennya dalam mensejahterakan masyarakat, tidak hanya melalui program pembangunan fisik, tetapi juga dengan hadir di tengah duka warganya. Program santunan dana duka yang digagas sejak periode pertama kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung terus berlanjut dan semakin menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Pada Selasa (28/4/26), sebanyak 253 keluarga penerima santunan dana duka menerima bantuan tersebut secara langsung dari Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Kantor Bupati. Penyerahan berlangsung khidmat namun penuh makna, sebagai simbol bahwa pemerintah daerah turut merasakan kesedihan yang dialami warganya.

“Santunan ini bukan sekadar bantuan materi. Ini adalah bentuk rasa duka kita sebagai pemerintah, bahwa kami ikut merasakan kehilangan yang dialami oleh keluarga-keluarga kita semua,” ujar Bupati Joune Ganda dalam sambutannya.

Salah satu pembaruan penting yang dilakukan tahun ini adalah metode penyaluran bantuan. Jika sebelumnya dana duka kerap disalurkan secara tunai, kini Pemkab Minut melakukan lompatan inovasi dengan sistem transfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

“Dengan transfer ke rekening, kita ingin menghindari hal-hal yang bersifat tunai. Ini kami harapkan akan mengurangi potensi penyimpangan di lapangan,” tegas Bupati.

Ia pun mempraktikkan langsung sistem tersebut dengan melakukan klik simbolis untuk mentransfer bantuan ke rekening para penerima yang hadir. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata digitalisasi pelayanan publik di bidang sosial.

“Namun demikian, kami harapkan para penerima dana duka ke depan dapat menyiapkan rekening sesuai persyaratan. Dengan demikian, semua yang memenuhi syarat dari 253 penerima, sudah langsung kami transfer dan masuk ke rekening masing-masing,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Joune Ganda menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah mengarahkan adanya pengelompokan penerima bantuan berdasarkan kriteria kelayakan yang lebih terukur. Kebijakan ini akan segera diadopsi oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara ke depan.

“Ada hal penting lain yang akan kami kembangkan sesuai arahan pemerintah pusat, bahwa penerima bantuan itu akan dikelompokkan lagi berdasarkan orang yang layak dibantu. Jadi untuk ke depan kita akan mengikuti pola itu,” jelasnya.

Dinas Sosial Minut, lanjut Bupati, akan bertugas memilah dan memastikan bahwa santunan dana duka diberikan kepada kelompok masyarakat yang memang benar-benar layak menerima. Langkah ini diharapkan semakin mempertajam efektivitas program dan menghindari tumpang tindih dengan bantuan lain.

Meskipun nilai santunan yang diberikan tidak besar, masyarakat yang hadir tampak tersentuh. Banyak dari mereka mengungkapkan rasa terima kasih karena pemerintah tidak melupakan warganya yang sedang berduka.

“Pemerintah hadir tidak hanya saat senang, tetapi juga saat sedih. Itulah pelayanan yang sesungguhnya,” ujar salah satu penerima bantuan.

Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa program ini akan terus berjalan dan bahkan metode penyalurannya akan terus di-upgrade agar semakin baik, transparan, dan akuntabel.

“Bantuan yang diberikan langsung ke masyarakat terus kita jalankan, bahkan terus kita upgrade atau perbaiki metodenya,” pungkas Bupati yang tengah memasuki periode kedua kepemimpinannya itu.

Dengan berbagai inovasi dan komitmen yang konsisten ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak pernah lekang oleh waktu dan terus bertransformasi demi kemaslahatan rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *