Likupang, jendelasulut.com — Puskesmas Mubune di Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, kembali menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menggelar rangkaian kegiatan dan pelayanan kesehatan yang komprehensif pada Rabu (9/9). Berbagai layanan diberikan secara serentak, mulai dari optimalisasi pelayanan di dalam gedung, jemput bola melalui Posyandu di Desa Mubune, hingga pelaksanaan administrasi keuangan dan program imunisasi nasional.
Apel Pagi: Penguatan Semangat Pelayanan
Mengawali hari, seluruh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Mubune mengikuti apel pagi. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk penguatan semangat, koordinasi tugas, serta pengecekan kesiapan seluruh unit pelayanan sebelum melayani masyarakat. Kepala Puskesmas Mubune, dr. Diana Caroline, memberikan arahan untuk memastikan setiap poli siap melayani, ketersediaan obat terjaga, dan administrasi berjalan lancar.
Pelayanan Kesehatan Dalam Gedung yang Maksimal
Memasuki jam pelayanan, delapan jenis layanan utama di dalam gedung beroperasi penuh dan terstruktur:
· Poli Umum menjadi garda terdepan menangani pasien dengan berbagai keluhan, dari penyakit ringan hingga kronis seperti ISPA, hipertensi, dan diabetes, dengan pemeriksaan menyeluruh serta konsultasi kesehatan.
· Poli Gigi melayani pemeriksaan, perawatan, penambalan, hingga pencabutan gigi bagi warga yang membutuhkan.
· Poli KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) fokus pada pemantauan kesehatan ibu hamil, persalinan, imunisasi dasar balita, serta konseling KB dan pemantauan tumbuh kembang anak.
· Pelayanan Lansia memberikan perhatian khusus bagi warga lanjut usia dengan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula, serta konseling penyakit degeneratif.
· Pelayanan Laboratorium beroperasi penuh dengan pemeriksaan darah, urine, hingga dahak untuk skrining TBC guna mendukung diagnosis cepat dan akurat.
· UGD (Unit Gawat Darurat) siaga 24 jam menangani kasus-kasus kegawatdaruratan medis.
· Farmasi menyediakan obat-obatan berkualitas serta pelayanan penebusan resep dengan informasi penggunaan yang jelas.
· Pelayanan Administrasi Kesehatan memastikan proses pendaftaran, pengurusan BPJS, rujukan, hingga pencatatan data pasien berjalan tertib dan efisien.
Posyandu ILP Desa Mubune: Mendekatkan Layanan ke Masyarakat
Tak cukup sampai di gedung, Puskesmas Mubune juga aktif menjangkau masyarakat hingga ke desa melalui kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Mubune. Posyandu ini menjadi wadah penting bagi balita, ibu hamil, dan remaja untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian imunisasi, serta penyuluhan gizi dan kesehatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan primer yang melibatkan puskesmas dalam memberikan layanan terintegrasi bagi seluruh siklus kehidupan masyarakat.
Rekonsiliasi Penerimaan Dana Non Kapitasi Tahun 2026
Di sisi lain, Puskesmas Mubune juga melaksanakan Rekonsiliasi Penerimaan Dana Non Kapitasi Tahun 2026. Proses ini merupakan bagian dari upaya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, mencakup validasi data serta verifikasi penerimaan layanan di puskesmas. Rekonsiliasi ini penting untuk memastikan seluruh penerimaan non kapitasi dari BPJS Kesehatan dan sumber lainnya tercatat dengan benar sebagai dasar pelaporan keuangan.
Anfrak Vaksin dan Logistik BIAS: Lindungi Generasi Muda
Tak kalah penting, Puskesmas Mubune juga mempersiapkan pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) melalui kegiatan “Anfrak Vaksin dan Logistik BIAS”. Program nasional ini menyasar anak usia sekolah untuk melindungi mereka dari berbagai penyakit menular seperti campak, rubella, difteri, dan tetanus. Pada tahun 2026, BIAS dilaksanakan dalam dua tahap: pada Agustus diberikan imunisasi Campak Rubela (MR) untuk murid kelas 1 dan HPV untuk murid perempuan kelas 5, sedangkan pada November diberikan imunisasi DT untuk kelas 1 serta Td untuk kelas 2 dan 5. Persiapan logistik dan vaksin ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan generasi muda yang sehat dan berkualitas.
Kepala Puskesmas Mubune, dr. Diana Caroline, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen puskesmas untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Likupang Barat. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat di wilayah kami mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang prima, baik di dalam gedung maupun hingga ke pelosok desa,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program #MPHC (Masyarakat Peduli Hidup Ceria) serta wujud nyata dari motto #MelayanidenganSETIA (Santun, Empati, Tanggap, Inovatif, dan Andal) yang diusung oleh Dinas Kesehatan Minahasa Utara (#DinkesMinut). Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (#PemkabMinut), Puskesmas Mubune terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.