Minut, jendelasulut.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) terus bergerak menangani dampak musim kemarau melalui upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat. Langkah ini menjadi perhatian publik karena menyangkut keselamatan warga dan ketersediaan kebutuhan dasar di tengah kondisi cuaca kering.
Pada Selasa (20/10/2026), penanganan karhutla dilakukan di wilayah Makalisung, Maumbi, Watutumou, dan Desa Pinili, Kecamatan Dimembe. Penanganan dilakukan melalui sinergi petugas dan unsur terkait. Informasi ini dilansir dari akun resmi Kominfo Minahasa Utara.
Di hari yang sama, Pemkab Minut juga menyalurkan 4.800 liter air bersih kepada masyarakat Desa Maen, Kecamatan Likupang Timur, tepatnya di Jaga 5 dan Jaga 6. Sebelumnya, pada Senin (19/10/2026), sebanyak 4.800 liter air bersih disalurkan ke Desa Darunu, Kecamatan Wori.
Pemkab Minut mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran lahan, tidak melakukan pembakaran sembarangan, serta menggunakan air secara bijak. Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor jika terjadi keadaan darurat.
“Bersama kita cegah karhutla dan jaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat.”
📞 Jika terjadi keadaan darurat, hubungi Call Center 112.