Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Strategi Jitu Bupati Minut Hadapi 2026: Genjot PAD & Efisiensi Anggaran Dibahas dalam Rakorev

157
×

Strategi Jitu Bupati Minut Hadapi 2026: Genjot PAD & Efisiensi Anggaran Dibahas dalam Rakorev

Sebarkan artikel ini

Jendelasulut.com — Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Pengendalian Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2025 hingga Triwulan III, Senin (10/11/2025), di Aula Bappeda. Rakorev ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi secara mendalam kinerja perangkat daerah dan efisiensi anggaran, demi memastikan kesejahteraan masyarakat Minut terus meningkat.

Rapat yang dihadiri lengkap oleh jajaran pejabat Pemkab Minut, mulai dari kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Asisten, Staf Ahli, Camat, hingga Direktur RSUD Maria Walanda Maramis, menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal program pembangunan.

Dalam arahannya, Bupati Joune Ganda menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Pemkab Minut yang berhasil mencapai target pendapatan dan belanja daerah. “Puji Tuhan, Minahasa Utara termasuk kabupaten yang dikecualikan dalam Rakor bersama Kementerian Dalam Negeri, karena pencapaian pendapatan dan belanja kita sudah di atas target. Ini adalah hasil kerja keras seluruh perangkat daerah,” ungkapnya.

Meski demikian, Bupati JG mengingatkan agar seluruh OPD tidak berpuas diri dan terus memaksimalkan potensi yang ada. Ia menekankan pentingnya mengantisipasi potensi keterlambatan program strategis dan memastikan tidak ada anggaran yang tersisa atau harus dikembalikan ke negara.

Bupati JG secara khusus menyoroti pentingnya optimalisasi kinerja OPD penghasil daerah, mengingat adanya potensi penurunan dana transfer dari pemerintah pusat pada tahun 2026. Ia juga mengingatkan seluruh OPD untuk menerapkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.

“Rakorev ini menjadi latihan bagi kita untuk mengelola anggaran dengan lebih efisien, sehingga kita siap menghadapi pengurangan alokasi anggaran dari pemerintah pusat di tahun 2026,” tegasnya.

Bupati JG juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam membelanjakan anggaran. Ia mengingatkan agar seluruh kepala OPD memastikan penggunaan anggaran sesuai dengan aturan yang berlaku, demi menghindari risiko hukum.

Menyadari potensi penurunan dana transfer dari pusat, Bupati JG mengajak seluruh pihak untuk mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD). Ia menekankan letak strategis Minahasa Utara yang berada di antara Kota Manado dan Kota Bitung sebagai peluang untuk menarik investasi dan meningkatkan aktivitas ekonomi.

“Kita akan mengajak masyarakat dari Kota Manado dan Bitung untuk berinvestasi dan berbelanja di Minahasa Utara. Restoran-restoran baru yang bagus, fasilitas olahraga, dan restoran nasional yang akan beroperasi di Minut adalah peluang untuk meningkatkan PAD kita,” jelasnya.

Menanggapi pertanyaan mengenai instruksi khusus untuk pendidikan di tahun 2025, Bupati JG menegaskan komitmennya untuk mengevaluasi kinerja seluruh OPD berdasarkan target yang telah ditetapkan di awal tahun. Ia ingin memastikan seluruh program dapat berjalan optimal demi mencapai hasil yang diharapkan.

“Walaupun kita sudah mendapatkan apresiasi dari Kementerian, saya tetap ingin kinerja kita optimal. Saya yakin perangkat daerah kita mampu mencapai hasil yang luar biasa,” ujarnya.

Di akhir Rakorev, Bupati Joune Ganda menyampaikan apresiasi atas kinerja perangkat daerah yang dinilai luar biasa oleh Kementerian Dalam Negeri. Ia berharap agar prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang.

“Semangat dari Rakorev ini adalah untuk mengevaluasi apa yang telah dicapai dan apa yang harus dilakukan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2025,” pungkasnya.

Dengan Rakorev ini, Pemkab Minut menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, efisiensi anggaran, dan menggali potensi daerah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *