Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Usai Libur Panjang, Bupati Joune Ganda Pimpin Apel Perdana: Tegakkan Disiplin ASN hingga Waspada Geopolitik Global

72
×

Usai Libur Panjang, Bupati Joune Ganda Pimpin Apel Perdana: Tegakkan Disiplin ASN hingga Waspada Geopolitik Global

Sebarkan artikel ini

MINUT, JENDELASULUT.COMMINUT, JENDELASULUT.COM — Suasana di Lapangan Kantor Bupati Minahasa Utara tampak berbeda pada Senin pagi (30/03/2026). Setelah lebih dari satu pekan ditinggal suasana libur panjang yang menyatukan dua momen besar, yakni Idul Fitri dan Nyepi, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kembali berdiri rapi dalam barisan apel perdana. Kali ini, suasana khidmat sekaligus penuh semangat baru menyelimuti halaman kantor, saat Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, secara langsung memimpin apel perdana pasca cuti bersama.

Momentum ini bukan sekadar rutinitas administratif. Di hadapan ribuan ASN yang hadir, Bupati Joune Ganda menyampaikan pesan strategis yang menyentuh tiga pilar utama: disiplin pelayanan publik, kewaspadaan terhadap situasi dunia, dan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.

✅ Kembali ke Rel Pelayanan

Dalam amanatnya, Bupati Joune Ganda membuka dengan apresiasi atas kekhidmatan masyarakat Minahasa Utara dalam merayakan dua hari besar keagamaan secara berdampingan. Namun, ia menegaskan bahwa waktu libur telah usai, dan kini saatnya seluruh aparatur kembali “memanaskan mesin” pelayanan.

“Saya mengajak seluruh ASN untuk kembali fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab. Masyarakat menunggu kehadiran kita sebagai pelayan yang profesional. Libur panjang sudah berlalu, sekarang saatnya kita buktikan dedikasi dengan disiplin dan etos kerja yang tinggi,” ujar Joune Ganda dengan tegas.

Ia menyoroti bahwa tingkat kedisiplinan ASN menjadi cermin utama pemerintahan di mata publik. Menurutnya, tidak ada alasan untuk menurunkan kinerja pasca libur, karena kebutuhan masyarakat tidak pernah mengenal jeda.

✅ Waspada Geopolitik Global: Bukan Sekadar Isu Jauh

Pernyataan yang menarik perhatian peserta apel adalah ketika Bupati Joune Ganda mengangkat isu geopolitik global. Di tengah rutinitas birokrasi, ia mengingatkan bahwa ketegangan hubungan antarnegara, fluktuasi harga komoditas dunia, hingga dinamika rantai pasok global memiliki efek domino yang nyata bagi daerah sekecil Minahasa Utara.

“Kita tidak bisa hidup dalam kepompong. Dinamika geopolitik global saat ini sangat dinamis dan bisa berdampak langsung ke perekonomian daerah kita. Harga kebutuhan pokok, stabilitas investasi, hingga sektor pariwisata kita sangat dipengaruhi oleh situasi dunia. Karena itu, saya minta jajaran perangkat daerah untuk responsif. Jangan sampai kita terlambat mengambil kebijakan,” tegasnya.

Ia menginstruksikan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun skenario antisipasi terhadap potensi gejolak eksternal, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan stabilitas harga.

✅ Siaga Bencana di Tengah Cuaca Ekstrem

Selain ancaman global, Bupati Joune Ganda juga menyoroti kondisi lokal yang tak kalah krusial: cuaca tak menentu yang belakangan melanda wilayah Kabupaten Minahasa Utara. Ia meminta seluruh perangkat daerah, terutama yang bertugas di bidang penanggulangan bencana, infrastruktur, dan pelayanan dasar, untuk berada dalam posisi siaga.

“Cuaca akhir-akhir ini sulit diprediksi. Hujan dengan intensitas tinggi datang tiba-tiba. Saya minta Camat, Danramil, Kapolsek, serta jajaran BPBD untuk terus memonitor wilayah masing-masing. Pastikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam kondisi darurat, tetap berjalan optimal,” pesannya.

Pesan ini sejalan dengan komitmen Pemkab Minahasa Utara untuk memperkuat sistem peringatan dini dan kesiapan logistik bencana, mengingat sejumlah wilayah di kabupaten ini rawan terhadap bencana hidrometeorologi.

✅ Disiplin sebagai Fondasi Utama

Di akhir amanatnya, Bupati Joune Ganda kembali menegaskan pentingnya disiplin ASN sebagai fondasi utama pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa kedisiplinan bukan hanya soal kehadiran fisik, tetapi juga soal kecepatan respons, integritas, dan inovasi dalam bekerja.

“Disiplin ASN harus terus dijaga dan ditingkatkan. Kita harus hadir sebagai pelayan masyarakat yang profesional, responsif, dan mampu menjawab tantangan zaman, baik dari faktor global maupun kondisi lokal. Mari kita mulai hari ini dengan semangat baru, untuk Minahasa Utara yang lebih maju,” pungkasnya.

Apel perdana yang berlangsung tertib dan khidmat itu turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, para kepala OPD, serta seluruh jajaran ASN di lingkup Pemkab Minahasa Utara. Suasana haru dan semangat kebersamaan terlihat usai apel, ketika para ASN saling bersalaman dan saling memaafkan di momen Idul Fitri yang masih terasa hangat, sebelum akhirnya kembali ke pos masing-masing untuk menjalankan tugas.

Kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan birokrasi di Minahasa Utara, menandai babak baru pelayanan publik yang tak hanya disiplin, tetapi juga tanggap terhadap perubahan dunia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *