Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Warisan SETIA di Puskesmas Mubune: Minahasa Utara Berduka Lepas Perawat Teladan, Ns. Dance Salipeng

1392
×

Warisan SETIA di Puskesmas Mubune: Minahasa Utara Berduka Lepas Perawat Teladan, Ns. Dance Salipeng

Sebarkan artikel ini

MINUT, JENDELASULUT.COM — Udara Jumat pagi di Kabupaten Minahasa Utara terasa lebih hening dan penuh khidmat. Di lingkungan UPTD Puskesmas Mubune, Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, sebuah upacara pelepasan bukan sekadar ritual, melainkan ungkapan hati yang mendalam dari segenap keluarga besar kesehatan untuk salah satu pilar pengabdian mereka. Dengan penuh doa dan rasa hormat, mereka berkumpul mengantar kepergian Almarhum Bapak Ns. Dance Salipeng, S.Kep., seorang perawat yang jejak hidupnya membekas dalam di sanubari rekan sejawat dan masyarakat yang pernah dilayaninya.

Acara pelepasan yang diselenggarakan pada hari Jumat, 9/1/2026, bukan hanya formalitas dinas, melainkan sebuah narasi cinta, pengabdian, dan keteladanan. Dalam setiap rangkaiannya, tergambar jelas betapa almarhum telah menjalankan panggilan hidupnya di dunia kesehatan dengan hati yang tulus dan kasih yang tak berkesudahan. Ia adalah gambaran nyata dari pelayan kesehatan yang bekerja bukan sekadar memenuhi tugas, tetapi dengan passion yang menyala-nyala, mengutamakan hati di setiap tindakan.

Mengenang Jejak Pengabdian yang Hidup dan Penuh Kasih

Dalam setiap langkah pengabdiannya di Puskesmas Mubune dan wilayah kerja sekitarnya, Bapak Dance Salipeng meninggalkan jejak yang hidup. Rekan-rekannya mengenangnya sebagai sosok yang sabar dalam kasih, tulus dalam pelayanan, dan rela menjadi berkat bagi sesama. Ia tidak hanya mengandalkan keterampilan klinis sebagai seorang Ners (Ns.), tetapi lebih dari itu, ia menghadirkan pendekatan manusiawi yang menyentuh. Bagi banyak pasien, ia adalah penyembuh yang juga menghibur, petugas kesehatan yang juga menjadi pendengar yang baik, dan bagian dari masyarakat yang dianggap keluarga.

“Ia bekerja bukan hanya dengan tangan, tetapi dengan hati yang dipenuhi iman dan harapan,” demikian kesan yang terpateri kuat dari setiap kesaksian. Prinsip ini yang membuat pengabdiannya terasa istimewa dan menjadi inspirasi bagi semua insan kesehatan, terutama di tengah tantangan pelayanan kesehatan di daerah.

Upacara Penuh Makna: Mengukir Warisan Terang dalam Kesetiaan

Upacara pelepasan berlangsung khidmat, dihadiri oleh pimpinan Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, diwakili Kepala Puskesmas MUBUNE dan seluruh keluarga besar Puskesmas Mubune, perwakilan tenaga kesehatan dari unit lain, serta sanak keluarga almarhum. Suasana haru dan bangga menyatu, mengingat kembali setiap kontribusi dan senyum tulus yang selama ini diberikan almarhum.

Dalam sambutannya, perwakilan Dinas Kesehatan Minahasa Utara, dr. Diana Caroline menegaskan, “Selamat jalan Bapak Ns. Dance Salipeng, S.Kep. Terima kasih banyak atas dedikasi dan pengabdianmu.” Pesan itu bukan sekadar kata-kata, tetapi sebuah pengakuan institusional atas kerja keras, kesetiaan, dan integritas yang tidak perlu dipertanyakan lagi. Almarhum telah menjadi teladan tentang bagaimana melayani dengan SETIA: Sungguh-sungguh, Empati, Tulus, Ikhlas, dan Amanah.

Puncak dari upacara adalah pelepasan kepergian almarhum dengan doa bersama. Sebuah harapan kolektif menguat: “Biarlah terang pengabdianmu menjadi warisan yang menguatkan kami untuk terus melangkah dan Melayani dengan SETIA.” ✨ Warisan itu adalah semangat tanpa pamrih, cahaya kebaikan yang akan terus dibawa oleh setiap rekan sejawat dalam melanjutkan tugas mulia di bidang kesehatan.

Doa dan Penghiburan: Untuk Almarhum dan Keluarga yang Ditinggalkan

Seluruh rangkaian upacara ditutup dengan doa yang tulus. Doa agar Almarhum Bapak Ns. Dance Salipeng, S.Kep. mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Doa pula agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan yang berlimpah dalam menghadapi kehilangan yang sangat berat. Dukungan moril dan spiritual dari seluruh institusi dan rekan kerja diharapkan dapat menjadi pelipur lara di masa-masa sulit ini.

Kepergian Bapak Dance Salipeng adalah kehilangan yang dalam bagi dunia kesehatan Minahasa Utara. Namun, nilai-nilai yang ia praktikkan, kasih sayang yang ia sebarkan, dan ketulusan yang ia tunjukkan akan tetap hidup. Ia telah menyelesaikan tugasnya dengan baik, meninggalkan contoh nyata bahwa pelayanan kesehatan yang efektif selalu berawal dan berpuncak pada hati yang manusiawi.

Selamat Jalan, Bapak Ners. Terima kasih atas segala pengorbanan, senyum, dan keteladanan. Warisanmu akan tetap menyala di setiap lorong Puskesmas Mubune dan di hati masyarakat yang pernah merasakan sentuhan pelayanmu yang hangat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *