Scroll untuk baca artikel
Bolmong RayaNews

SMK Negeri 1 Kotamobagu Sukses Gelar Karya Kompetisi Lokal Sekolah Pengimbasan

579
×

SMK Negeri 1 Kotamobagu Sukses Gelar Karya Kompetisi Lokal Sekolah Pengimbasan

Sebarkan artikel ini

Kotamobagu, jendelasulut.com — SMK Negeri 1 Kotamobagu sukses menggelar Gelar Karya Kompetisi Lokal Kegiatan Sekolah Pengimbasan pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi ajang unjuk karya siswa sekaligus wadah berbagi praktik baik antara sekolah pengimbas dan sekolah imbas di Kota Kotamobagu.

SMK Negeri 1 Kotamobagu merupakan salah satu sekolah yang masuk kategori sekolah pengimbas, yakni sekolah berprestasi atau rujukan yang ditunjuk untuk membimbing sekolah imbas yang belum berprestasi. Dalam kegiatan ini, SMK Negeri 1 Kotamobagu menggandeng SMK Cokroaminoto Kotamobagu, SMK Negeri 2 Kotamobagu, dan SMK Kristen Kotamobagu.

Kepala SMK Negeri 1 Kotamobagu, Hi. Hardi Mokoginta, S.Pd., MM, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini melibatkan sejumlah sekolah untuk berkompetisi dan menjadi bagian dari generasi emas dalam rangka Gelar Karya Kompetisi Lokal Kegiatan Pengimbasan.

Menurut Hardi Mokoginta, pengimbasan adalah proses berbagi, menyebarluaskan, atau mentransfer pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman dari pihak yang sudah terlatih atau unggul—seperti sekolah penggerak atau guru alumni diklat—kepada pihak lain di sekitarnya agar terjadi peningkatan kualitas secara bersama-sama.

Ia juga menyampaikan empat tujuan utama program pengimbasan. Pertama, meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mendorong penerapan metode, strategi, atau kurikulum baru secara efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan di satuan pendidikan. Kedua, memaksimalkan potensi individu dengan mengembangkan kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan guru serta tenaga kependidikan agar dapat merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Ketiga, membangun kemitraan dan kerja sama dengan menciptakan jejaring kolaborasi antarsekolah atau komunitas belajar untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik. Keempat, mendorong motivasi dengan membangkitkan semangat dan antusiasme para pendidik untuk terus belajar, berbagi, serta menggerakkan perubahan positif di lingkungan sekolah masing-masing.

Hardi Mokoginta menjelaskan, melalui prestasi yang diperoleh, SMK Negeri 1 Kotamobagu mendapat bantuan BOS Prestasi untuk membantu sekolah pengimbasan. Ada tiga sekolah di sekitar yang dijaring mendapat imbas, yaitu SMK Negeri 2 Kotamobagu, SMK Kristen Kotamobagu, dan SMK Cokroaminoto Kotamobagu.

Sebagai pimpinan di SMK Negeri 1 Kotamobagu, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sekolah imbas dan guru-guru pendamping yang selama dua bulan meluangkan waktu mendampingi anak-anak dalam melakukan latihan bersama dengan penuh semangat. Menurutnya, semua hasil kegiatan ini akan diimbaskan di sekolah dan kepada teman-teman lainnya.

Dalam Gelar Karya Sekolah Pengimbasan ini, ditampilkan hasil karya unggulan siswa, yaitu lomba tari dan lomba peran/teater monolog. Lomba tari diikuti oleh sekolah imbas, seperti SMK Negeri 2 Kotamobagu, SMK Kristen Kotamobagu, dan SMK Cokroaminoto Kotamobagu. Sementara itu, lomba monolog hanya dilakukan di kalangan internal SMK Negeri 1 Kotamobagu.

Kepala SMK Negeri 2 Kotamobagu yang diwakili Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Uen Al Azis, S.Pd., mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada penyelenggara yang telah melaksanakan latihan bersama dengan sekolah imbas. Menurutnya, program ini sangat bagus dan seluruh ilmu yang didapat selama pelatihan akan ditularkan sebagai tindak lanjut untuk kemajuan siswa di sekolahnya.

Uen Al Azis juga menyampaikan bahwa setelah kegiatan ini, anak-anak yang telah dilatih mengikuti lomba akan melanjutkan latihan serupa untuk melatih generasi baru. Hal itu menjadi langkah lanjut dari kegiatan latihan menari karena lomba tersebut dinilai bermanfaat bagi kelanjutan seni di sekolah masing-masing.

Apresiasi juga disampaikan Kepala SMK Kristen Kotamobagu, Bobby Tulalo, S.Sos. Ia menegaskan bahwa semangat serta dukungan positif akan terus diberikan setelah anak-anak mendapatkan bimbingan dari sekolah pengimbas. “Sudah pasti ilmu yang diperoleh dari sekolah pengimbas akan kami terapkan secara mandiri di sekolah kami,” ucap Bobby Tulalo.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kotamobagu–Boltim, Hans Hart Moonik, yang diwakili oleh KTU Robianto Paputungan, S.Pd.I. Dalam sambutannya, ia memberikan sejumlah pernyataan penutup yang menegaskan makna pengimbasan: prestasi terbaik bukan hanya tentang meraih, tetapi tentang membagikan cara meraihnya; sekolah hebat tidak berjalan sendiri, tetapi mengulurkan tangan agar sekolah lain ikut maju; pengimbasan adalah jembatan dari yang sudah bisa kepada yang sedang belajar menuju kemajuan bersama; praktik baik yang dibagikan akan berlipat manfaatnya; berbagi bukan mengurangi keunggulan, tetapi memperluas keberhasilan; serta tidak ada sekolah yang terlalu kecil untuk berkarya dan tidak ada sekolah yang terlalu hebat untuk belajar.

Acara diakhiri dengan foto bersama dan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba. Untuk lomba tari, Juara 1 diraih SMK Negeri 1 Kotamobagu, Juara 2 SMK Negeri 2 Kotamobagu, Juara 3 SMK Cokroaminoto Kotamobagu, dan Juara 4 SMK Kristen Kotamobagu.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kotamobagu–Boltim yang diwakili KTU Robianto Paputungan, S.Pd.I.; Kasi SMK Donny Akbar Mokodongan, S.E., Ak.; tiga sekolah imbas, yaitu Kepala SMK Kristen Kotamobagu Bobby Tulalo, S.Sos., Kepala SMK Negeri 2 Kotamobagu yang diwakili Bidang Kesiswaan Uen Al Azis, S.Pd., serta Kepala SMK Cokroaminoto; guru pembimbing; panitia; serta guru dan siswa SMK Negeri 1 Kotamobagu.

Penulis: Feki SEditor: Rukminto R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *