Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Babak Baru Organisasi PIKI di Minahasa Utara: Bupati, Dr. Joune Ganda Ditunjuk sebagai Penjabat Ketua

490
×

Babak Baru Organisasi PIKI di Minahasa Utara: Bupati, Dr. Joune Ganda Ditunjuk sebagai Penjabat Ketua

Sebarkan artikel ini

Minahasa Utara – Sebuah momentum penting terjadi di Kabupaten Minahasa Utara seiring dengan diaktifkannya kembali struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI). Organisasi yang selama ini menjadi wadah bagi kaum intelektual Kristen ini resmi memasuki babak baru setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

✅ Penunjukan Bupati sebagai Penjabat Ketua

Dalam sebuah acara penyerahan SK yang berlangsung khidmat pada Selasa (14/4/2026), Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, secara resmi ditunjuk sebagai Penjabat Ketua DPC PIKI Minahasa Utara. Mandat kepemimpinan ini diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PIKI Sulawesi Utara, Maurits Mantiri.

Penunjukan sosok bupati yang juga dikenal sebagai pemimpin dengan rekam jejak panjang di birokrasi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mengonsolidasikan organisasi. Kehadiran Joune Ganda diharapkan mampu memberikan legitimasi sekaligus energi baru bagi pergerakan PIKI di wilayah yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan populasi Kristen yang signifikan di Sulawesi Utara.

✅ Tugas Utama: Mengawal Konferensi Cabang

Mandat yang diemban Joune Ganda bukanlah tanpa tantangan. Dalam waktu dekat, tugas utama yang harus ditunaikannya adalah mempersiapkan dan menakhodai jalannya Konferensi Cabang (Konfercab). Agenda besar yang menjadi penentu arah organisasi untuk periode ke depan ini dijadwalkan akan digelar pada rentang waktu Mei hingga Juni 2026.

Namun, tenggat waktu yang cukup ketat menjadi catatan tersendiri. Seluruh dokumen kelengkapan dan persiapan teknis ditargetkan sudah harus rampung dan masuk dalam agenda nasional sebelum akhir April 2026. Hal ini menunjukkan bahwa percepatan dan kerja ekstra menjadi tuntutan utama bagi kepengurusan yang baru diaktifkan kembali.

✅ Harapan dari DPD PIKI Sulut

Maurits Mantiri, selaku Ketua DPD PIKI Sulawesi Utara, menyampaikan harapan besar agar di bawah kepemimpinan Joune Ganda, PIKI Minahasa Utara mampu membawa misi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Selamat bertugas kepada Bapak Joune Ganda. Semoga PIKI Minahasa Utara dapat menjadi wadah yang memberikan arah dan kontribusi yang jelas bagi kita semua,” ujar Maurits dengan penuh optimisme.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa reaktivasi organisasi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan konkret yang menjawab kebutuhan masyarakat.

✅ Respons Bupati Joune Ganda

Menanggapi penunjukan yang diterimanya, Bupati Joune Ganda menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal organisasi ini menuju Konferensi Cabang. Ia menegaskan bahwa koordinasi yang erat dengan pihak DPP akan menjadi prioritas utama agar seluruh tahapan organisasi berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

“Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab penuh. Kami akan memastikan semua proses teknis dan administratif menuju konferensi berjalan lancar dan tepat waktu,” tegas Bupati Joune dengan nada mantap.

Sebagai seorang pemimpin daerah, Joune Ganda dipandang memiliki kapasitas untuk menjembatani kepentingan organisasi dengan dinamika pembangunan di Kabupaten Minahasa Utara.

✅ Peran Strategis PIKI ke Depan

Reaktivasi PIKI di Minahasa Utara diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka. Organisasi ini diharapkan mampu melahirkan pemikiran-pemikiran cerdas yang mendukung pembangunan daerah, memperkuat integritas sumber daya manusia, serta mempererat sinergi antara kaum intelektual, masyarakat, dan gereja.

Sebagai organisasi yang menghimpun para intelektual Kristen, PIKI memiliki posisi strategis dalam mengawal kebijakan publik, memberikan rekomendasi berbasis keilmuan, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan komunitas Kristen di Minahasa Utara.

Publik kini menanti langkah nyata dari kepengurusan baru ini. Akankah PIKI mampu bangkit menjadi kekuatan intelektual yang berpengaruh? Atau justru kehilangan momentum? Jawabannya akan mulai terlihat dalam hitungan minggu ke depan, menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang yang dinanti-nantikan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *