Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Bukti Nyata “Rakyatku Keluargaku”: Minut Hadirkan Pasar Murah hingga ke Wilayah Kepulauan

3497
×

Bukti Nyata “Rakyatku Keluargaku”: Minut Hadirkan Pasar Murah hingga ke Wilayah Kepulauan

Sebarkan artikel ini

Minut, jendelasulut.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan hingga ke wilayah terluar. Melalui program Pasar Murah Bersubsidi dari Dinas Perdagangan, warga Pulau Mantehage, Kecamatan Wori, mendapatkan akses bahan pokok dengan harga terjangkau, Kamis (8/10/2026).

Bertempat di Dermaga Desa Bango, kegiatan ini melayani warga dari empat desa: Bango, Buwias, Tinongko, dan Tangkasi. Berbagai komoditas seperti beras, telur, minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, bawang merah, bawang putih, daging ayam, dan cabai rawit dijual jauh lebih murah dibanding harga pasar setempat.

Kepala Dinas Perdagangan Minut, Drs. Maximelian Tapada, M.Sc., menyatakan bahwa Pulau Mantehage merupakan pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Filipina, sehingga membutuhkan perhatian khusus.

“Karena letaknya di wilayah kepulauan dan perbatasan, kawasan ini membutuhkan perhatian serta pelayanan pemerintah daerah agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Tapada.

Program ini merupakan wujud komitmen kepemimpinan Bupati Dr. Joune J.E. Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung melalui semangat “JG-KWL, Rakyatku Keluargaku” — memastikan pembangunan dan pelayanan tidak hanya terpusat di daratan, tetapi merata hingga ke pulau terluar.

Warga pun menyambut antusias. Ibu Ani (45), warga Desa Bango, mengaku sangat terbantu.

“Biasanya kami harus menunggu kapal datang atau beli di toko dengan harga yang bikin berpikir seribu kali. Sekarang pemerintah datang ke kami. Harga di sini jauh lebih ringan,” ujarnya.

Pasar murah ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga kepulauan, tetapi juga menjadi instrumen menjaga daya beli dan mengendalikan inflasi di wilayah perbatasan. Bukti nyata bahwa negara hadir untuk seluruh keluarga besar Minahasa Utara, tanpa terkecuali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *