Scroll untuk baca artikel
Minahasa UtaraNews

Hari Ini, Minut Resmi Tanggap Darurat Bencana Gempa: Warga Diminta Siaga, Bupati Joune Ganda Pimpin Langsung

304
×

Hari Ini, Minut Resmi Tanggap Darurat Bencana Gempa: Warga Diminta Siaga, Bupati Joune Ganda Pimpin Langsung

Sebarkan artikel ini

MINUT, JENDELASULUT.COM — Menyusul terjadinya gempa bumi yang berdampak signifikan di wilayah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Pemerintah Kabupaten setempat secara resmi menetapkan status tanggap darurat. Penetapan status ini diumumkan langsung oleh Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune E Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., bersama Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, S.H., M.H., sebagai langkah cepat untuk mengoordinasikan upaya penanganan darurat dan melindungi seluruh warga. Kamis, 2/4/2026.

Dalam himbauan resmi yang dikoordinasikan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta BPBD setempat, pemerintah daerah meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. “Kami memahami situasi ini mencemaskan, namun kepanikan hanya akan memicu tindakan yang tidak rasional dan membahayakan diri sendiri,” demikian bunyi imbauan tersebut. Masyarakat diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya (hoaks), tetap berpikir jernih, dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga di atas segalanya.

✅ Waspada Gempa Susulan dan Kerusakan Bangunan

Pemerintah mengingatkan bahwa potensi gempa susulan masih ada. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk mewaspadai kerusakan bangunan di sekitar mereka. “Hindari berada di dalam bangunan yang retak atau berpotensi roboh,” tegas imbauan tersebut. Apabila terjadi guncangan susulan, warga diminta untuk segera keluar menuju tempat terbuka yang aman.

✅ Panduan Keselamatan Saat Terjadi Gempa

Sebagai panduan, Pemerintah Kabupaten Minut juga merilis langkah-langkah spesifik yang harus dilakukan saat gempa terjadi, tergantung pada lokasi masing-masing individu:

· Jika berada di dalam bangunan: Lindungi kepala dan badan dengan bersembunyi di bawah meja atau perabot yang kokoh.
· Jika berada di luar bangunan: Segera hindari bangunan, pohon, tiang listrik, atau papan reklame yang berpotensi roboh.
· Jika berada di pantai: Segera pergi menuju ke tempat yang lebih tinggi untuk mengantisipasi potensi tsunami.
· Jika sedang mengendarai mobil: Keluar dari kendaraan, turun, dan menjauh. Cari tempat yang aman di area terbuka.
· Jika berada di pegunungan: Hindari daerah yang berpotensi terjadi tanah longsor.

✅ Himbauan untuk Tetap Terhubung dengan Informasi Resmi

Di era banjir informasi digital, pemerintah meminta masyarakat untuk hanya memantau perkembangan situasi melalui kanal-kanal resmi. Sumber informasi yang valid antara lain dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta aparat pemerintah setempat. Masyarakat dilarang keras menyebarkan berita hoaks atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Selain itu, pastikan seluruh anggota keluarga dalam kondisi aman. Siapkan tas siaga darurat yang berisi perlengkapan penting seperti dokumen, obat-obatan, senter, dan air minum secukupnya untuk mengantisipasi kebutuhan darurat.

✅ Laporkan Kondisi Darurat

Apabila warga menemukan adanya kerusakan bangunan, korban, atau situasi darurat lainnya, pemerintah mengimbau untuk segera melaporkan kepada kepolisian atau aparat terdekat. Pelaporan yang cepat akan mempercepat proses evakuasi dan penanganan. Layanan darurat dapat dihubungi melalui nomor 112 atau kontak langsung BPBD dan kantor kepolisian setempat.

“Bersama kita tangguh menghadapi bencana,” tutup imbauan resmi tersebut, mengajak seluruh elemen masyarakat Minahasa Utara untuk bersatu dan saling membantu dalam masa tanggap darurat ini. Pemerintah terus bergerak cepat melakukan asesmen dan distribusi bantuan ke lokasi-lokasi yang terdampak parah. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *