Scroll untuk baca artikel
Minahasa Utara

Pemerintah Minahasa Utara Perkuat Integritas dan Kinerja Puskesmas

1625
×

Pemerintah Minahasa Utara Perkuat Integritas dan Kinerja Puskesmas

Sebarkan artikel ini

JendelaSulut.com, MINUT — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerahnya. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kerja oleh seluruh Kepala Puskesmas se-Minahasa Utara. Penandatanganan yang disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Minut, dr. Stela Safitri M. Kes., ini berlangsung di lobi Kantor Puskesmas Tatelu, Kamis (23/1/2025).

Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan serupa yang telah dilakukan oleh dr. Stela sendiri di pendopo Bupati pada Senin lalu, disaksikan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Minut. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah untuk memastikan seluruh jajaran di Dinas Kesehatan, khususnya para Kepala Puskesmas, menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh integritas dan profesionalisme.

“Dalam keterangan persnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara (Minut), dr. Stela Safitri, M.Kes, menjelaskan bahwa penandatanganan Pakta Integritas menekankan komitmen para Kepala Puskesmas untuk menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta menjunjung tinggi etika dan transparansi dalam menjalankan tugas. Selain itu, Perjanjian Kerja yang ditandatangani merinci target kinerja dan tanggung jawab masing-masing Kepala Puskesmas dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Minut.”

Dengan adanya perjanjian ini, diharapkan kinerja Puskesmas di Minahasa Utara akan semakin meningkat, sehingga masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik dan berkualitas. Pemerintah Minut berkomitmen untuk terus mengawasi dan memberikan dukungan penuh kepada seluruh Puskesmas dalam mencapai target kinerja yang telah ditetapkan. Langkah ini mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak, karena dinilai sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap sektor kesehatan di Minahasa Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *